By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Terjunkan 604 Mahasiswa KKN, Unusa Beri Solusi Berdasar Kebutuhan Warga
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Terjunkan 604 Mahasiswa KKN, Unusa Beri Solusi Berdasar Kebutuhan Warga
Sospol

Terjunkan 604 Mahasiswa KKN, Unusa Beri Solusi Berdasar Kebutuhan Warga

24/07/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Selama lebih dari dua minggu ke depan, sebanyak 604 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) akan hidup berdampingan dengan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Surabaya. Mereka tidak hanya menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), tapi juga membawa misi membangun budaya literasi, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menyusun solusi yang akan ditindaklanjuti menjadi riset dan program pemberdayaan berkelanjutan. Mereka akan diterjunkan di lima kecamatan, tujuh kelurahan, dan 42 Rukun Warga (RW).


Para mahasiswa itu berasal dari 12 program studi yang diterjunkan ke berbagai wilayah di Surabaya sebagai bagian dari mata kuliah KKN. Mereka berasal dari Program Studi S1 Keperawatan, S1 Pendidikan Dokter, S1 Kebidanan, S1 Gizi, S1 Kesehatan Masyarakat, D-IV Analis Kesehatan, S1 Sistem Informasi, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S1 PGSD, S1 PG PAUD, dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris.


Rektor Unusa Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono, DEA, mengatakan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.


“Kami ingin setiap kelompok meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat. Karena itu hasil KKN tidak berhenti ketika mahasiswa kembali ke kampus, tapi menjadi dasar riset, pengabdian dosen, hingga pengembangan program KKN berikutnya,” kata Rektor dalam acara pelepasan peserta, Jumat (24/7/26) siang.


Dikatakannya, dirinya ingin mahasiswa hadir bukan hanya sebagai peserta KKN, tapi sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan.


Pelaksanaan KKN tahun ini mengedepankan pendekatan kolaboratif dan lintas disiplin ilmu. Mahasiswa dari berbagai program studi ditempatkan dalam kelompok yang saling melengkapi sehingga mampu memberikan solusi yang lebih komprehensif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di lokasi penugasan.
Wakil Rektor 3 Unusa Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA, DVM, menambahkan, program kali ini dipetakan bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Surabaya. Setiap wilayah juga sudah ada plotting masing-masing.


“Jadi bukan hanya setelah KKN selesai, kami akan menindaklanjuti lewat program-program keberlanjutan,” ungkapnya.


Tema KKN Unusa tahun ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Transformasi Kesehatan, Pendidikan dan Bisnis Digital Berkelanjutan”. Salah satu inovasi yang akan dikembangkan dalam KKN 2026 adalah Program Tiba (Titik Baca) Perpustakaan Unusa. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses bahan bacaan digital berbasis QR Code yang disesuaikan dengan tema kegiatan maupun kebutuhan wilayah. Pada lokasi yang memungkinkan, Unusa juga akan menghadirkan pojok baca dengan koleksi buku cetak sebagai bagian dari penguatan budaya literasi masyarakat.


Ketua Pelaksana KKN, Dr Gilang Nugraha menjelaskan, kegiatan mahasiswa tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Seluruh capaian dan permasalahan yang ditemukan di masyarakat akan dimonitor dan dievaluasi sebagai dasar pengembangan riset dosen, program pengabdian kepada masyarakat, serta penyempurnaan pelaksanaan KKN pada tahun berikutnya. “Dengan demikian, KKN di Unusa dirancang menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.” Jelasnya.


Gilang berharap, melalui KKN 2026, mahasiswa mampu mengasah kepemimpinan, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama lintas disiplin, serta menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Iklan.

You Might Also Like

Perkuat Pemahaman Regulasi Pendirian Rumah Ibadah, FKUB Kota Probolinggo Libatkan 125 Pengurus Rumah Ibadah 6 Agama

Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda

Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS

Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman

Presiden Mahasiswa STAI Al-Utsmani Pimpin AEB Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Kikin tekankan pentingnya sanad keilmuan dan semangat persatuan
Next Article Delegasi BARMM Mindanao-Filipina Adakan “Studi Banding” Pendidikan ke PWNU Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Perkuat Pemahaman Regulasi Pendirian Rumah Ibadah, FKUB Kota Probolinggo Libatkan 125 Pengurus Rumah Ibadah 6 Agama
Sospol
Delegasi BARMM Mindanao-Filipina Adakan “Studi Banding” Pendidikan ke PWNU Jatim
Nahdliyyin
Gus Kikin tekankan pentingnya sanad keilmuan dan semangat persatuan
Nahdliyyin
LDNU Jatim Adakan Dzikir Akbar untuk Doakan Muktamar Ke-35 NU dan Indonesia
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

18/07/2026
Sospol

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

18/07/2026
Sospol

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

17/07/2026
Sospol

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

17/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?