By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU
Nahdliyyin

KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU

31/08/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui musyawarah Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026) malam.

Sembilan anggota AHWA mendapatkan mandat untuk bermusyawarah secara tertutup dalam menentukan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031 dan akhirnya sepakat memilih kembali KH Miftachul Akhyar untuk periode lima tahun mendatang. Sebelumnya, Kiai Miftach juga menjabat sebagai Rais Aam PBNU.

Kiai Miftachul Akhyar lahir di Surabaya pada 30 Juni 1953. Ia merupakan putra KH Abdul Ghoni, pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah-Surabaya, dan Nyai Hj Siti Ashfiyah.

Kiai Miftach tumbuh dalam tradisi pesantren dengan menimba ilmu di Pesantren Tambakberas Jombang, Pesantren Sidogiri Pasuruan dan Pesantren Lasem Rembang, kemudian menjadi pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya.

Dengan kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU, Kiai Miftachul Akhyar menghadapi amanah untuk menuntun perjalanan NU selama lima tahun ke depan, di tengah tantangan keumatan, kebangsaan dan perubahan sosial yang semakin kompleks.

Sebelumnya, muktamirin, Minggu (30/8/2026) malam, memosisikan KH Nurul Huda Djazuli teratas dalam tabulasi usulan nama calon anggota Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (AHWA) pada Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dalam tabulasi terbaru dengan total 4.860 suara, KH Nurul Huda Djazuli memperoleh 486 suara, disusul TGK KH Nuruzzahri Yahya dengan 478 suara. Adapun Dr KH Baharuddin HS berada di urutan ketiga dengan 392 suara.

Perolehan suara berikutnya adalah KH Miftachul Achyar dengan 351 suara, KH Afifuddin Muhajir dengan 340 suara, dan KH Anwar Iskandar dengan 327 suara.

Sementara itu, KH Anwar Mansur memperoleh 304 suara. Posisi kedelapan ditempati Dr KH Abun Bunyamin dengan 297 suara, sedangkan Prof KH Said Aqil Siroj berada di urutan kesembilan dengan 273 suara.

Dengan demikian, sembilan nama dengan perolehan suara tertinggi dalam tabulasi terbaru tersebut adalah:

KH Nurul Huda Djazuli: 486 suara
TGK KH Nuruzzahri Yahya: 478 suara
Dr KH Baharuddin HS: 392 suara
KH Miftachul Achyar: 351 suara
KH Afifuddin Muhajir: 340 suara
KH Anwar Iskandar: 327 suara
KH Anwar Mansur: 304 suara
Dr KH Abun Bunyamin: 297 suara
Prof KH Said Aqil Siroj: 273 suara

Senin (31/8/2026) pagi, AHWA dan Rais Aam KH Miftah bermusyawarah untuk memilih Ketua Umum denga calon:

  1. KH. Kikin 472 (1)
  2. KH. Zulfa 262 (2)
  3. KH.Abd Salam 261 (3)
  4. KH. Yahya Tsaquf 258 (4)
  5. KH. A Ghofar Rozin 155 (5)
  6. KH.Nusron Wahid 207 (tdk memenuhi syarat)
  7. KH.Yusuf Khudhori (tdk memenuhi syarat)
  8. KH.Saifulah Yusuf (tdk memenuhi syarat)

(*/m35)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PT Utama Lestari Indonesia Dorong SDM Konstruksi Jatim Bersertifikat, Bidik Kebutuhan Proyek Triliunan Rupiah
Next Article Muktamar Telah Usai, Saatnya Menyatukan Langkah untuk NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober
Nahdliyyin
Dua Tahun Prabowo : “Demokrasi Jangan Berhenti di Kotak Suara”
Kolom Opini
Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU
Nahdliyyin
PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

16/10/2026
Nahdliyyin

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

13/10/2026
Nahdliyyin

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

13/10/2026
Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?