Surabaya (Radar96.com) – Majelis Ta’lim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Surabaya menggelar pengajian rutin perdana pada Ahad (20/03/22) pagi tadi.
Kegiatan yang dipandegani oleh Ketua MTP IPHI Surabaya Dra Hj Hani’ah, ketua panitia Hj Artika, SH, pembina Hj Lucky Puspitarini, SH, dan Nasrul Nasehati (Hj Ilung, SH) itu ditempatkan di Masjid At-Taqwa Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya.
Rupanya kegiatan yang diselenggarakan ibu-ibu itu juga dihadiri para bapak. Tampak hadir para pengurus IPHI Kota Surabaya, Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) Kota Surabaya, MTP Wonocolo, dari Tambaksari, dan beberapa warga sekitar. Jumlah jamaah sekitar 350 orang.
Siraman rohani disampaikan oleh Ketua IPHI Kota Surabaya Dr KH Syukron Djazilan Badri, MAg, yang juga Ketua MUI Kota Surabaya dan Ketua LDNU PCNU Kota Pahlawan.
Dalam ceramahnya, Kiai Syukron mengajak para jamaah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menyambut bulan suci Ramadlan.
Sebab Ramadlan adalah saat yang paling tepat untuk menghilangkan dosa-dosa. Untuk itu perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Kalau nanti sudah tidak punya dosa, maka akan dimasukkan ke dalam surga. “Jadi surga itu tempatnya orang yang sudah bersih-bersih,” kata Kiai Syukron.
Sementara orang yang banyak dosa itu masih kotor. Baunya tidak enak. Seperti ikan, dicuci bagaimanapun, baunya tetap amis. Supaya hilang amisnya, ikannya harus digoreng. Setelah matang maka bau amisnya akan hilang.
Begitu juga dengan manusia. Kalau masih kuat bau amisnya (karena banyak dosa) nanti digoreng dulu di neraka. Kalau sudah bersih baru dimasukkan ke surga.
“Jangan takut kegosongen, sebab malaikat itu sudah spesialis tukang goreng kok, he he,” kata Kiai Syukron yang disambut tawa para hadirin.
Nah, supaya tidak masuk ke dalam tempat penggorengan di neraka, Ramadlan adalah saat yang tepat untuk bersih-bersih bau amis (dosa) tersebut. Caranya dengan memperbanyak amal shaleh, baik shaleh sosial maupun shaleh spiritual.
Menurut Kiai Syukron yang juga dosen Unusa itu, pengajian MTP IPHI Surabaya kali ini masih perdana. Sesuai dengan semangat para pengurusnya kegiatan serupa akan dilaksanakan dua bulan kemudian dengan penceramah yang berbeda. Diperkirakan akan bersamaan dengan momentum halal bihalal dan ditempatkan di MAN Kota Surabaya.






