Surabaya (Radar96.com) – Ikhtiar untuk terus mengembangkan Islam Wasathiyah yang damai dan toleran menjadi program utama yang akan terus disosialisasikan oleh LDNU (Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama) Surabaya.
Ketua LDNU PCNU Surabaya, Dr KH Syukron Djazilan Badri, MAg, mengatakan hal itu Sabtu (22/01/22) malam ini di Masjid Baiturrahim Gununganyar Tengah Surabaya di sela kegiatan tersebut.
Menurut kiai yg juga Ketua IPHI Surabaya itu, tujuan dari kegiatan yang bekerja sama dengan LDNU MWC NU Gununganyar tersebut adalah untuk menunjukkan lebih jauh lagi kepada masyarakat tentang Islam yang ramah.
Sebab saat ini pertarungan ideologi semakin keras. Ada Islam radikal, ada Islam liberal, ada Islam tekstual, ada Islam kontekstual, dan jenia-jenis paham yang lain.

Dr KH Syukron Djazilan Badri, MAg (Ketua LDNU Surabaya) dan H Alwi Niam, MHI (Ketua LDNU Gununganyar). 


“Kita tunjukkan dan arahkan masyarakat, iniloh Islam Wasathiyah yang benar dan cocok untuk rakyat Indonesia,” kata Kiai Syukron.
“Kita akan terus sosialisasi tentang hal ini ke tengah masyarakat, baik itu ke MWC-MWC, kampus, sekolah, maupun kantor-kantor, agar tidak muncul Dita-Dita (Dita, eks pengebom Mapolrestabes Surabaya) baru lagi di Surabaya,” jelasnya.
Dalam pengajian malam itu menghadirkan tiga pembicara. Selain Kiai Syukron sendiri, juga ada drg Hj Umi Hanik, M.Kes, Wakil Rektor 3 Unusa dan Dr Jainuddin, MSi, dosen psikologi Unusa. (Sh)








