By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: RMI-NU Lumajang: Oknum Diduga Cabuli Santri dari Pesantren Ilegal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > RMI-NU Lumajang: Oknum Diduga Cabuli Santri dari Pesantren Ilegal
Kontrahoax

RMI-NU Lumajang: Oknum Diduga Cabuli Santri dari Pesantren Ilegal

22/05/2022 Kontrahoax
Tangkapan layar video viral oknum yang diduga cabuli santri di Lumajang. (*/NOJ/Sufyan Arif)
SHARE

Lumajang (Radar96.com/NOJ) – Dunia maya kembali dibuat geger dengan viralnya video pengamanan seorang oknum pengasuh pesantren di Lumajang oleh polisi karena diduga mencabuli tiga santrinya.

Dalam video tersebut, nampak polisi melakukan pengamanan ketat saat menggiring pria dengan inisial FZ yang disebut pengasuh Pesantren Lembah Arafah saat hendak memasuki mobil. Hal itu dilakukan karena masyarakat tampak sangat marah dengan melontarkan sorakan, bahkan hendak memukul pria yang dianggap pengasuh pesantren tersebut.

Menanggapi hal ini, KH Dzunnajah, Ketua Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Lumajang berpesan kepada warga agar berhati-hati memilih pesantren, karena pesantren yang disebut dalam video itu dari pesantren tidak resmi/ilegal.

“Jika ingin memondokkan putra-putrinya pilihlah pesantren yang sudah benar-benar diakui dan sudah berjalan dengan baik. Sudah jelas kiainya, sudah jelas keilmuannya, dan sudah sangat jelas sanadnya. Dan terpenting adalah wira’i dan berahklak baik,” katanya di Lumajang, Jum’at (20/05/2022).

Ia menjelaskan, pesantren yang ada di Desa Curahpetung Kecamatan Kedungjajang Lumajang tersebut tidak berada di bawah naungan RMINU Lumajang. Bahkan, ia menyebutkan bahwa pengurus RMINU di kecamatan setempat sudah lama mengajak gabung pesantren yang bersangkutan.

“Namun tidak mau, dan sampai saat ini tidak terdaftar di data emis alias belum punya izin operasional pesantren di Kementerian Agama. Maka, saya katakan pesantren tersebut belum resmi,” tegasnya.

Atas apa yang terjadi, turut mencoreng nama baik pesantren, terutama pesantren-pesantren di Lumajang, maka ia berharap hal ini tidak menjadikan masyarakat enggan memondokkan anaknya di pesantren.

“Ini oknum, maka yang perlu dilakukan adalah tidak asal memondokkan anaknya. Jangan tergiur dengan yang gratisan. Hati-hati terutama pesantren yang baru berdiri. Harus benar-benar diteliti, ditanyai tetangga kanan kirinya, bagaimana sosok kiainya, apakah sudah layak menjadi panutan atau belum,” tandasnya. (*/NOJ)

Sumber: https://jatim.nu.or.id/tapal-kuda/viral-oknum-diduga-cabuli-santri-di-lumajang-berikut-pandangan-rminu-dIYN6

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Jatim capai Cakupan Terbanyak dalam Sejuta Vaksin Booster PBNU
Next Article Ahlusunnah dan Kebenaran Ajarannya

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?