By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LKNU/Lesbumi NU sikapi Viral Pengobatan Tradisional ala Ida Dayak
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > LKNU/Lesbumi NU sikapi Viral Pengobatan Tradisional ala Ida Dayak
Kontrahoax

LKNU/Lesbumi NU sikapi Viral Pengobatan Tradisional ala Ida Dayak

07/04/2023 Kontrahoax
Ibu Ida Dayak (foto: viva.co.id)
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Fenomena pengobatan alternatif kembali heboh di Tanah Air. Adalah Ida Dayak, wanita yang mengenakan pakaian khas tradisional dayak dengan ornamen di bagian kepala serta gerak-gerakan yang unik seakan sedang ritual.

Sosok Ida Dayak disebut-sebut bisa mengobati berbagai penyakit, terutama salah urat, meluruskan tulang yang bengkok, bahkan stroke. Saat mengobati, ia menggunakan minyak yang dipercaya bisa membantu penyembuhan.

Ia kemudian mengambil bagian tubuh pasien yang sakit, lalu ditarik dan akhirnya pasien merasa sembuh total. Apalagi tidak mengeluarkan uang. Itulah yang menjadi magnet dari masyarakat, sehingga apa yang dilakukan Ida Dayak menjadi viral dan banyak masyarakat berbondong-bondong mendapatkan penyembuhan dari Ida Dayak.

Menanggapi hal itu, Anggota Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LK PBNU) dr Makky Zamzami mengatakan bahwa dalam terdapat standar tertentu dalam proses penyembuhan penyakit. Hal ini berlaku bukan saja di dunia kesehatan modern, tetapi juga tradisional. Ini menjadi ukuran bahwa pengobatan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk mengukur bahwa pengobatan tersebut berstandarisasi dan mempunyai organisasi profesinya masing-masing,” kata dr Makky, Kamis (6/5/2023).

Sementara pengobatan alternatif yang ditawarkan Ida Dayak sangat menarik minat masyarakat yang ingin berobat, Makky mengingatkan kembali agar masyarakat memahami tujuan dari pengobatan.

“Apakah pengobatan ini menjadi satu rujukan pengobatan yang bersifat primer atau preventif, ini perlu dipahami oleh masyarakat. Murni untuk penyembuh atau hanya membangun satu pencegahan (sesaat),” paparnya.

Maka itu, masyarakat diminta jeli dan kritis ketika mendapati hebohnya suatu upaya penyembuhan penyakit yang dilakukan praktisi pengobatan tradisional. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dr Makky mengingatkan masyarakat untuk memastikan legalitas dari suatu pelayanan kesehatan tradisional.

“Masyarakat bisa melihat prosesnya. Di ranah terapi tulang, misalnya. Saat ini juga banyak sekali pengobatan patah tulang yang bahkan sudah bekerja sama dengan medis seperti Haji Naim. Prosesnya ini sudah turun temurun dari orang tuanya. Lantas, apakah Ida Dayak ini menjadikan proses ilmu yang diajarkan itu tersertifikasi atau karena media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Depok Romo Donny menjelaskan bahwa pengobatan tradisional terkait dalam salah satu dari tujuh unsur budaya, yakni religi, kemasyarakatan dan kekerabatan, ilmu pengetahuan, bahasa, seni, mata pencarian dan ekonomi, serta teknologi.

“Pengobatan tradisional tercakup dalam unsur ilmu pengetahuan, yaitu kemampuan budaya suatu masyarakat dalam mengenali potensi baik sumber daya alam yang ada di wilayah geografis mereka maupun sumber daya manusia terkait kemampuan-kemampuan olah tubuh yang telah mereka kembangkan terkait pertolongan pada pihak-pihak yang sakit,” ungkap Donny. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/viral-pengobatan-tradisional-ala-ida-dayak-ini-penjelasan-lknu-dan-lesbumi-nu-uttze

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Bantah Tudingan Terima Aliran Dana dari Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Kemenag: Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid

Koalisi CekFakta.com Periksa 56 Hoaks

Gus Yahya: Transformasi Digital kurangi relevansi Ideologi

Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Tanam Padi Bersama Presiden Jokowi di Tuban
Next Article Santri “Pesantren Ramadhan” PCNU Banjarbaru Kunjungi Ponpes Walisongo

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Kontrahoax

Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?

18/06/2023
Kontrahoax

Luncurkan PESAT untuk Saring Hoaks Jelang Tahun Politik

30/04/2023
Kontrahoax

PBNU: Kepengurusan Definitif PCNU Kota Surabaya 2023-2024 Sah dan sesuai Peraturan

29/04/2023
Kontrahoax

“Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

09/04/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?