By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jatim Masih Jadi Tantangan Besar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jatim Masih Jadi Tantangan Besar
Sospol

Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jatim Masih Jadi Tantangan Besar

02/12/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – “Upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masih menjadi tantangan besar di Jawa Timur. Karena itu peran bidan sangat strategis dalam mengawal kehamilan, persalinan, hingga masa nifas, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak,” demikian diungkapkan Kapala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur, Prof Dr dr Erwin Astha Triyono, SpPD-KPTI, FINASIM dalam sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Daerah dan Rapat Koordinasi PD-PC Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jatim, Sabtu (30/11).


Kadinkes memberikan apresiasi atas dedikasi kepada para bidan yang telah berkontribusi besar dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Jawa Timur. “Saya mengajak seluruh bidan untuk berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik demi tercapainya target penurunan AKI dan AKB di Jawa Timur, sejalan dengan visi Indonesia Sehat 2025,” katanya.


Kehadiran Kadinkes pada acara tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah terhadap keberlanjutan peran strategis bidan dalam pembangunan kesehatan di Jawa Timur.


Dalam acara tersebut, Dr Siti Maimunah, SST, Bd, MKeb selaku Ketua IBI Jatim, secara resmi melantik pengurus baru baik Pengurus Daerah, Pengurus Unit Pelaksana Bidan Delima (UPBD), dan Pengurus Pelaksana Kegiatan Lembaga Diklat Profesi (LDP) IBI Jawa Timur yang akan memimpin organisasi selama periode kepengurusan 2023-2028.


Sekretaris IBI Jatim, Rani Juliastuti, SST, MKes, memaparkan rencana kerja yang berfokus pada penguatan sistem administrasi dan komunikasi organisasi. Dalam penyampaiannya, Rani menekankan pentingnya digitalisasi dalam manajemen data anggota dan penyebaran informasi.


“Kami akan mengembangkan sistem informasi berbasis teknologi yang memudahkan koordinasi antaranggota dan memaksimalkan akses terhadap informasi terkait kegiatan dan pelatihan,” katanya.


Sementara itu Wakil Ketua I, Dr Hj Kasiati, SPd, STrKeb, Bdn, MKes menjelaskan program-program yang bertujuan meningkatkan kompetensi bidan. Salah satu prioritas utamanya adalah pelaksanaan pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi.


“Kami akan menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan instansi kesehatan untuk memastikan bidan-bidan kita memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan terkini dalam dunia kesehatan,” jelasnya.


Sedang Bendahara IBI, Hj Warsiti, SKeb, Bd, MM, memaparkan rencana pengelolaan keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. Dijelaskannya, strategi peningkatan sumber pendapatan organisasi, termasuk optimalisasi iuran anggota, kemitraan dengan sponsor, dan penyelenggaraan kegiatan produktif.


“Kami berkomitmen untuk mengelola keuangan organisasi secara bertanggung jawab, sehingga setiap dana yang masuk dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.


Program Bidan Delima dan Lembaga Diklat Profesi (LDP) IBI ini menjadi fokus utama untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan bidan serta pengembangan profesionalisme anggota IBI di Jawa Timur.


Program Bidan Delima, yang dikenal sebagai upaya peningkatan standar mutu pelayanan bidan praktik mandiri, ditekankan untuk terus memperluas jangkauannya. Province Manager Bidan Delima Propinsi Jawa Timur, Lis Suwarni, SST, Bd, MKes, menyampaikan, keberadaan Bidan Delima diharapkan mampu menjadi role model dalam memberikan pelayanan berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Sedang Lembaga Diklat Profesi (LDP) IBI diharapkan menjadi pilar penting dalam peningkatan kompetensi bidan melalui pelatihan dan sertifikasi. Disepakati perlunya penyesuaian kurikulum pelatihan dengan perkembangan kebutuhan kesehatan masyarakat serta teknologi kesehatan terkini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bidan memiliki akses ke pelatihan yang relevan dan berkualitas, sehingga mampu menghadapi tantangan di lapangan, termasuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” ujar Suliana, SST, MKeb selaku Koordinator LDP Propinsi Jawa Timur.


Melalui Rapat Koordinasi ini, IBI Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendorong implementasi seluruh program kerja secara maksimal, guna mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak serta profesionalisme bidan di seluruh wilayah Jawa Timur. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bersama Kemenkes, Unusa Siap Jadi Pelopor Pertolongan Pertama Luka Psikologis
Next Article Unisma uji Doktor Multikultural

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?