By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mahasiswa UPN Teliti Melon dengan pupuk Organik di Green House Al Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Mahasiswa UPN Teliti Melon dengan pupuk Organik di Green House Al Akbar Surabaya
Sospol

Mahasiswa UPN Teliti Melon dengan pupuk Organik di Green House Al Akbar Surabaya

23/04/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Rico Widi, melakukan penelitian budidaya tanaman Melon dengan pupuk organik di Green House Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS).

“Ini penelitian untuk tugas akhir (skripsi), saya meneliti bersama teman saya, Shinta Nuraini Zulmi, tapi saya meneliti Melon, teman saya meneliti Mentimun (17/4),” kata mahasiswa peneliti dari semester 10 UPN itu ketika panen Melon di Green House MAS, Rabu.

Ia menjelaskan penelitian yang fokus pada pengembangan pertanian dalam lingkungan terkendali itu bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan dan produktivitas Melon dengan pupuk kimia dan pupuk organik.

“Melalui fasilitas Green House yang diizinkan pengurus Masjid Al-Akbar, saya meneliti pengaruh pupuk kimia dan organik dalam kualitas dan kuantitas hasil panen. Saya gunakan dua pupuk organik, yakni Guano/kelelawar dan Urin Kelinci yang dijual umum,” katanya.

Hasilnya, seperti tingkat kemanisan (rasa) dan lamanya masa tanam (waktu) lebih baik. Untuk masa tanam hingga panen membutuhkan waktu sekitar 68 hari dari biasanya 70 hari. Selain itu, rasa buah juga lebih manis.

“Panen hari ini (23/4) juga lumayan dengan hasil 80-an buah di Green House. Setelah ini, saya tinggal mengumpulkan data dari panen ini untuk ditulis buat skripsi. Doakan lancar dengan hasil juga sama baiknya,” katanya.

Hasil penelitian itu mendapat apresiasi dari Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS yang meninjau langsung proses panen dari hasil penelitian itu, diantarannya Sekretaris BPP MAS H Helmy M. Noor, Bendahara BPP MAS H Soedarto, Kabid Ri’ayah BPP MAS DR HM Koderi, dan jajaran BPP MAS lainnya.

“Al-Akbar bukan hanya digunakan sebagai sarana ibadah, melainkan dapat juga bermanfaat bagi semua orang yang ingin belajar seperti mas Rico dan mbak Shinta yang melakukan penelitian untuk tugas akhir, di Green House Al-Akbar,” kata H Helmy M. Noor.

Helmy yang juga pengasuh Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya itu mengharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan teknik budidaya melon dan mentimun yang lebih efisien untuk diterapkan dalam sistem pertanian perkotaan (urban farming). (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Dua Wisudawati Non-Muslim Akui Toleransi dan Keberagaman yang Harmonis di Kampus Unusa
Next Article Lesbumi NU Jatim: Waspadai Jeratan Mitos Kebudayaan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri
Nahdliyyin
WARGA NU DAN KUASA ALGORITMA
Kolom
Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso
Sospol
Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat
Sospol

You Might also Like

Sospol

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

19/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

19/06/2026
Sospol

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

19/06/2026
Sospol

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

19/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?