By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah ajak pelaku Industri Kreatif Jatim pro-Lingkungan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah ajak pelaku Industri Kreatif Jatim pro-Lingkungan
Ekraf

Gubernur Khofifah ajak pelaku Industri Kreatif Jatim pro-Lingkungan

23/10/2021 Ekraf
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperhatikan salah satu industri kreatif yang menjadi juara kompetisi dalam rangkaian pertemuan Economic Hybrid Creative Idea and Busines Competition Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bekerjasama dengan Universitas Brawijaya, dan Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (22/10/2021). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pelaku industri kreatif di Jawa Timur untuk meningkatkan produk ramah lingkungan atau pro-lingkungan dalam menjalankan proses produksinya, karena Ekonomi Global menuntut semua industri melakukan pendekatan bisnis berbasis lingkungan.

“Jadi, industri tidak sebatas mengejar keuntungan semata, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkap Khofifah saat menghadiri Economic Hybrid Creative Idea and Busines Competition Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bekerjasama dengan Universitas Brawijaya, dan Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (22/10).

Khofifah menyebut hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam sebuah bisnis. Harapannya, tentu saja antara pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup bisa selaras berjalan, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Diceritakan Khofifah, bahwa terdapat sebuah tren pasar di Eropa, dimana pasar Eropa cenderung mensyaratkan produk industri kreatif yang pro environment atau ramah lingkungan. “Tren terhadap keberlanjutan daya dukung alam dan lingkungan ini menurut saya sangat positif karena sisa bahan yang tidak terpakai dapat digunakan lagi sehingga tidak menjadi limbah. Bahan baku organik tentu jauh lebih mudah terurai dan ramah lingkungan sehingga zero waste,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa gerakan menuju pro environment ini sedikit banyak telah membuahkan hasil dalam bentuk usaha kreatif. Hal tersebut dapat dilihat dari produk para peserta kompetisi Economic Hybrid yang berupaya memproduksi barang ramah lingkungan.

“Ini akan jadi luar biasa karena ada usaha produksi yang berbahan baku bambu, perca, serta dari berbagai barang yang sudah dikategorikan sebagai sampah. Ternyata dengan ide-ide kreatif, barang-barang ini bisa diproduksi kembali menjadi sesuatu yang punya nilai,” lanjut Khofifah.

“Ini saya rasa sangat penting. Semoga bisa didesain lebih detail, dan lebih banyak menemu-kenali potensi-potensi daerah kemudian menggali pikiran-pikiran kreatif dari sangat banyak masyarakat terutama dari yang berbasis pada kultur lokal,” tambahnya.

Pemenang Business Competition

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga memberikan hadiah secara simbolis kepada lima pelaku usaha yang telah memenangkan rangkaian “Business Competition” selama 1 bulan secara online yang diikuti 120 peserta dari berbagai daerah.

Untuk juara I diraih Carakabumi – Hilda Lu’lu’in dari Kab. Kediri, Juara II diraih Sandalku – Nicki dari Kota Surabaya, dan Juara III diraih Samawa Ecoprint – Lina Sofarida dari Kab. Kediri. Lalu untuk harapan I diberikan kepada Kerajinan Pelepah Pisang Pa’e Debog – Maisir dari Kab. Bojonegoro, dan harapan II diberikan kepada UD. Prima Usaha Garisan – Sinyie Wulandari dari Kab. Tulungagung.

Kelima pemenang ini ditentukan oleh 5 orang tim juri dengan kriteria penilaian terdiri atas background motivasi, omset, aset, inovasi, kepedulian sosial, jangkauan pasar, modal dan jumlah tenaga kerja. Selain itu, dilihat pula bagaimana mereka mampu bertahan dalam krisis pandemi Covid-19.

Kepada para pemenang, Gubernur Khofifah mengucapkan selamat dan berharap mereka dapat memotivasi masyarakat Jawa Timur lainnya. Turut hadir dalam acara tersebut Kadis PMD Prov. Jatim Soekaryo, Ka. Bappeda Prov. Jatim, Ka. Bakorwil Bojonegoro, Kadis Sosial Prov. Jatim, tim penilai, serta para peserta Sinau Nang Ndeso (Sinando). (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim agendakan 37 kegiatan Hari Santri Nasional 2021
Next Article Hari Santri, RMI NU luncurkan Gerakan Pesantren Asuh bagi Anak Yatim

Advertisement



Berita Terbaru

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat
Sospol
Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol

You Might also Like

Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?