Pertama kali, PPP Jatim dipimpin bu Nyai

Nyai Hj Munjidah Wahab
Bagikan yuk..!

Jakarta (Radar96.com) – Untuk pertama kalinya, DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur dipimpin figur perempuan atau bu Nyai yakni Nyai Hj Munjidah Wahab yang didaulat sebagai Ketua DPW PPP.

Penyerahan SK DPW PPP Jatim untuk pengurus baru periode 2021 – 2026 di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (21/9/2021). (*/dok.ppp)

Puteri pendiri NU KH Wahab Chasbullah itu didampingi Habib Salim Quraisy yang juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah, Brani, Probolinggo, sebagai Sekretaris DPW PPP.

Dalam serah terima SK di Kantor DPP PPP di Jakarta, Selasa (21/9/2021), Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi mengharapkan duet Munjidah-Habib Salim dapat mempercepat akselerasi konsolidasi PPP di Jawa Timur.

“Duet Bu Nyai Munjidah dan Habib Salim memimpin PPP Jatim diharapkan dapat menguatkan konsolidasi PPP, khususnya dalam menyambut Pemilu 2024,” ujar Arwani.

Arwani secara langsung menyerahkan Surat Keputusan DPP PPP tentang kepengurusan DPW PPP periode 2021-2026. Hadir dalam penyerahan itu Waketum DPP Ermalena, Ketua DPP Ainul Yaqin dan Wasekjen Idy Muzayad. Dari DPW Jatim hadir Habib Salim Qurasy, KH Mujahid Ansori, KH Ansori Baidhowi dan sejumlah kader PPP Jatim.

Dalam kesempatan itu, Gus Sekjen, demikian ia kerap disapa, menyebutkan duet dari kalangan pesantren dan habaib ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan PPP di Jawa Timur.

“Duet ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan PPP di Jawa Timur. Sejarah PPP khususnya di Jawa Timur tidak dapat dilepaskan dari peran kiai, habaib dan pesantren,” tegas Arwani.

Nyai Munjidah Wahab saat ini menjabat sebagai Bupati Jombang dan Ketua DPC PPP Jombang. Nyai Munjidah Wahab merupakan salah satu puteri dari pendiri NU KH. Wahab Chasbullah.

Sedangkan Sekretaris DPW PPP Jatim Habib Salim Quraisy merupakan Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo. Ia menjadi salah satu pengasuh pondok pesantren Ahlussunnah Waljamaah di Brani, Kabupaten Probolinggo. (*/pna)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *