By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: Tak ada gempa di Malang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: Tak ada gempa di Malang
Sospol

Gubernur Khofifah: Tak ada gempa di Malang

22/01/2022 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (*/hmn)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa Jawa Timur saat ini dalam kondisi yang aman dan tidak ada kejadian bencana gempa di Malang.

“Tak ada gempa seperti sempat dikabarkan bahwa di Kabupaten Malang terjadi dengan magnitudo 3,5 SR pada Jumat (21/1/2022) pada pukul 04.30,” katanya di kantor perwakilan Jawa Timur di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

Setelah diterima Wakil Presiden RI, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kabar yang dilansir TribunManado.co.id tersebut tidak benar dan di Jawa Timur tidak ada laporan maupun pantauan terjadinya gempa seperti yang diberitakan.

“Alhamdulillah kondisi di Jawa Timur saat ini aman, dan kita berdoa agar Allah selalu menjaga bumi Jawa Timur dalam lindungan-Nya,” kata Gubernur Khofifah.

Pihaknya juga telah melakukan klarifikasi dan kroscek kepada Bupati Malang dan Bupati Blitar terkait kabar gempa tersebut dan mendapatkan jawaban yang sama bahwa di daerah tersebut tidak ada bencana gempa.

“Saya juga sudah kroscek ke Bupati Malang dan Bupati Blitar serta BPBD Provinsi Jawa Timur mereka menyampaikan bahwa di Malang sesuai informasi Bupati Malang ada grup WA yang anggotanya adalah camat se-kabupaten Malang, dan kemarin bahkan sampai pagi ini, tidak ada laporan gempa. Begitu pula Bupati Blitar,” tandas Khofifah.

Mantan Menteri Sosial dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk waspada, karena dalam rentang bulan ini hingga beberapa bulan ke depan masih ada potensi terjadinya cuaca ekstrem.

BMKG juga telah memberikan warning pada Jawa Timur bahwa potensi bencana akibat fenomena La Nina dan potensi bencana hidrometeorologi masih akan berlangsung. Bahkan diprediksi hingga bulan April curah hujan masih berpotensi turun sangat tinggi.

Oleh sebab itu, mitigasi bencana, kewaspadaan, dan gotong royong diharapkan bisa menjadi hal yang diprioritaskan dalam waktu-waktu ini hingga ke depan.

“Saya minta seluruh masyarakat di semua kabupaten kota di Jawa Timur untuk terus waspada. Masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama bergotong royong dalam melakukan mitigasi bencana,” tegasnya.

Salah satu contoh terkecil, diimbau Khofifah, masyarakat bisa bersama sama aktif mengecek kondisi kebersihan lingkungan sungai, saluran air, dan juga melakukan perantingan pada pohon-pohon yang sudah rentan tumbang.

Antisipasi dalam bentuk terkecil saat mitigasi bencana sangat diperlukan guna mencegah potensi dampak bencana yang lebih besar. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pencetus Kalimat “wallahul Muwafiq ila Aqwamith Thoriq”
Next Article Jatim gandeng Institut Pertanian Bogor untuk penguatan “One Village One CEO” Bumdes

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Sospol
Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir
Sospol
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

310 Guru SD dan SMP Ikuti Pelatihan AI di Unusa

07/07/2026
Sospol

Santunan dan Petualangan Sejarah, Pengalaman Baru Anak Yatim di Malang

06/07/2026
Sospol

Rektor Universitas Bondowoso: UKM Konten Kreator Jadi Motor Publikasi Kampus

04/07/2026
Sospol

Tak Hanya Alun-Alun, Pemkab Bondowoso Mulai Hidupkan Gledek Lajuh Lewat Musik Akustik

04/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?