By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketum PBNU beri arahan via video pada pembukaan Silatnas III Bu Nyai Nusantara
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ketum PBNU beri arahan via video pada pembukaan Silatnas III Bu Nyai Nusantara
Nahdliyyin

Ketum PBNU beri arahan via video pada pembukaan Silatnas III Bu Nyai Nusantara

07/11/2022 Nahdliyyin
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam tayangan video sambutan pengarahan di Pembukaan Silatnas III Bu Nyai Nusantara, di Semarang. (*/rmi)
SHARE

Semarang (Radar96.com) –
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Kiai Yahya Cholil Staquf memberikan sambutan pengarahan via rekaman video dalam pembukaan Silaturahim Nasional Ke-3 (Silatnas III) Bu Nyai Nusantara yang diselenggarakan oleh Rabithah Maahid Islamiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah di Semarang, Senin, (7/11/2022).

Pemimpin NU yang akrab dipanggil Gus Yahya ini menyampaikan, struktur organisasi NU telah ada dan terus ditata. Di dalam organisasi NU ada lembaga dan ada badan otonom. Fungsi RMI, kata dia, mengikuti fungsi NU. Harus menduduki fungsi masing-masing agar NU bisa berfunsi secara efektif, bergerak dan konstuktrif dalam masyarakat, terutama melayani aspirasi warga NU, termasuk merumuskan kebijakan tentang pemenuhan hajat atau aspirasi pondok pesantren.

Dia melanjutkan PBNU sedang disibukkan membangun desain sistem nasional untuk berbagai sektor, aktivitas dan agenda yang sudah dijalankan. PBNU telah membuat skema, tatanan, yang mengatur lembaga di dalam organisasi NU adalah berfungsi mengolah, mengelola dan menetapkan kebijakan, baik berupa agenda, haluan dan model kegiatan organisasi secara keseluruhan.

“Maka Bu Nyai Nusantara tidak boleh menjadi struktur organisasi tersendiri yang terpisah dari struktur NU yang sudah ada. Kemarin ada wacana akan jadi divisi di RMI, saya katakan tidak boleh. Karena RMI lembaga yang menetapkan kebijakan termasuk memenuhi hajat ponpes putri, Ibu Nyai dan fungsinya sebagai pengasuh pesantren,” tutur Gus Yahya.

Ramai Meriah

Silatnas III di Semarang sebagai lanjutan dari Silatnas I di Surabaya dan Silatnas II di Lampung ini, berlangsung meriah sejak sebelum pembukaan dan digelar di Semarang pada Senin-Selasa, (7-8/11/2022), yang dihadiri ratusan pengasuh pondok pesantren putri (disebut Bu Nyai) dari seluruh penjuru nusantara. Umumnya membawa serta santrinya, baik santri putri maupun santri putra yang memang biasa membantu setiap perjalanan Ibu Nyai.

Di dalam BallRoom hotel digelar sidang-sidang, di halaman hotel digelar Pameran Produk Bu Nyai mewakili pondok pesantren. Meriah dan ramai. Karena banyak para kiai ikut datang mendampingi sang istri, tidak masuk dalam hotel melainkan mendatangi lokasi pameran.

Kemeriahan itu bahkan sudah terasa sebelum diadakan. Panitia Silatnas III Bu Nyai yang dipimpin Ning Nawal Nurul Arofah (SC) dan Nyai Maunah (OC), mendapat dukungan berupa rekaman video pendek berisi ucapan selamat dan harapan plus doa dari para kyai dan bu nyai.

Video tersebut diantaranya didapat dari tokoh sepuh, Nyai Muhsinah Cholil (Ibunda Ketua Umum PBNU), dari Kiai Ahmad Musthofa Bisri (Mustasyar PBNU yang juga paman Ketua Umum PBNU), dan Nyai Ainur Rohmah Ponpes Annuriyah Surabaya.

Nyai Muhsinah Cholil mewakili Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Leteh, Rembang, Jateng dalam video rekamannya menyampaikan; “Selamat dan sukses Silatnas III Bu Nyai Nusantara. Semoga membawa berkah dan maslahat bagi umat. Amin Ya Robbal Alamin”.
Nyai Muhsinah juga hadir di Semarang dan memimpin doa pada Pembukaan Silatnas III tersebut. Bersambung dengan para Nyai sepuh lain yang bergantian memimpin doa.

Adapaun Kiai Ahmad Mustofa Bisri mengucapkan: “saya menyampaikan selamat dan sukses, semoga silaturahmi nasional ini mendapat ridho dari Allah Taala. bermanfaat dan barokah. Terima kasih. Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh.”

Ucapan selamat melalui rekaman video juga datang dari Ketua PWNU Jawa Timur Kiai Marzuqi Mustamar, Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr KH Imam Taufiq, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah Kiai Ahmad Darodji.

Selain itu, dari Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo Kiai Agoes Ali Masyhuri, Pengasuh Ponpes As-Saidiyah Jombang Kiai Anwar Iskandar, dan dari Pengasuh Popes Hidayatul Mubtadiin Lirboyo Kediri Nyai Azza Kafabih.

Datang pula ucapan selamat dari Pengasuh Ponpes Al-Mahrusiyyah Lirboyo, Kediri Gus Reza Ahmad, dari Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jateng diwakili Nyai Ida Nur Saadah, dan dari Ketua Majelis Masyayikh Pesantren Indonesia Kiai Abdul Ghofar Rozin. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KIB Sepakat Capreskan Airlangga, Pengamat: Butuh Kerja Keras hingga Akhir
Next Article Pemerintah Dituntut Kerja Ekstra Demi Pertumbuhan 5,3% di 2023

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?