By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: MUI Jatim: Semakin Modern Perlu Semakin Pandai Bertaubat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > MUI Jatim: Semakin Modern Perlu Semakin Pandai Bertaubat
Nahdliyyin

MUI Jatim: Semakin Modern Perlu Semakin Pandai Bertaubat

19/04/2023 Nahdliyyin
Salah seorang Ketua MUI Jatim Prof M Mas'ud Said yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur, saat berbicara dalam acara Ngaji Ngabuburit Ramadhan 1444 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (19/4) petang. (*/isnu/my)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Salah seorang Ketua MUI Jatim Prof M Mas’ud Said yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur mengajak masyarakat yang kini semakin modern perlu untuk semakin pandai bertaubat, sekaligus pandai bersyukur.

“Bersyukur karena kita hidup dengan banyak pemberian Allah SWT dan bisa beribadah dan memiliki masjid Nasional di Jatim ini, sungguh sungguh bertaubat karena boleh jadi kita tak terasa banyak salah dan dosa,” katanya dalam acara Ngaji Ngabuburit Ramadhan 1444 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu petang.

Dalam Ngaji Ngabuburit bertema “Taubatan Nasuha di Era Hidup Modern” itu,

Cendikiawan yang juga Komisaris Independen Bank Jatim ini mengutip Al Qur’an surah at Tahrim ayat 8 yang menyebut “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya”.

“Ayat itu menyebut Taubatan Nasuchah yang berarti taubat yang murni, maksudnya taubat yang sungguh-sungguh. Hal itu juga sesuai dengan ungkapan Arab bahwa manusia adalah tempatnya lupa. Al Insanu mahallul khoto’ wan nisyan,” katanya.

Menurut Prof Mas’ud Said, bersyukur itu merupakan pintu utama menuju taubat. “Karena tanpa terasa, semakin hari, kita semakin menumpuk salah dan dosa. Maka, diperlukan taubat murni yang semata-mata untuk Allah SWT,” katanya.

Dengan bersyukur menuju taubat itu merupakan kunci sukses dalam kehidupan modern, karena manusia akan selalu berubah dan perubahan itu menuju kebaikan, atau selalu mengganti kesalahan dengan kebaikan secara terus-menerus.

“Hal itu penting, karena manusia selalu diliputi dengan nafsu-nafsu yakni Lawwamah (nafsu biologis; makan minum), Amarah (emosional), Muthmainnah (Spiritual; Baik/Hanif), dan Mulhamah (Petunjuk), sehingga manusia yang jelek mendorong manusia melakukan dosa-dosa besar,” katanya.

Dosa-dosa besar antara lain Syirik (menyekutukan Allah), membunuh, durhaka terhadap orang tua, makan harta anak yatim, suka meninggalkan sholat, bersifat rakus dalam kehidupan, harta haram, mabuk (minuman keras), memutuskan tali silaturrahmi, bohong, dan bergunjing.

“Padahal, kunci sukses adalah Sholat malam, Birrul walidain, Sedekah, Sholawat, Puasa, dan Dzikir. Jadi, kesulitan hidup itu karena dosa dan kesulitan hidup bisa terpecahkan dengan taubat,” katanya. (*/isnu/my)

Iklan.

You Might Also Like

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article OPD Pemprov Jatim khatamkan 44 kali Qur’an selama Ramadhan 1444 H
Next Article Tradisi Kontes Bandeng Kawak didorong Gubernur Khofifah jadi Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Gresik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?