Surabaya, Radar96.com –
Ribuan masyarakat melakukan nobar dan mengikuti Salat Gerhana Matahari di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Kamis (20/4).
Gerhana matahari hibrida juga dinikmati warga Jawa Timur, seperti Surabaya.
Takmir Masjid Nasional Al Akbar menyiapkan videotron berukuran 40 meter persegi untuk nobar bersama sebelum Salat Gerhana. Videotron itu ada di empat titik.

“Kami tampilkan fenomena gerhana di berbagai daerah di Indonesia, agar jamaah bisa melihatnya,” ujar Humas Masjid Al Akbar, Helmy M. Noor.
Dalam pelaksanaan nobar dan Salat Gerhana berjamaah ini ada sekitar 2.000 warga yang hadir.
“Terdiri dari putra dan putri. Sesuai yang disampaikan saat khutbah tadi, tentu Salat Gerhana ini menyempurnakan ibadah di bulan puasa pada tahun ini,” ucapnya.
Dengan adanya Salat Gerhana Matahari Hibidra, maka rangkaian ibadah di Masjid Al Akbar menjadi bertambah dengan jamaah yang penuh. Apalagi, Salat Gerhana bertepatan pada hari ke 29 Ramadan.
“Ini menjadi hal yang menarik karena apa, rangkaian iktikaf jamaah menjadi full,” kata dia.
“Kemarin setelah menanti malam lailatu qadar, dilanjutkan sholat subuh, banyak jamaah tidak pulang tapi menanti untuk sholat gerhana matahari hibrida,” pungkas Helmy.
Sementara itu, jamaah dari Wonocolo, Lina, mengaku ke Masjid Al Akbar bersama temannya sejak malam ke-25 Ramadhan.
“Malam ke-25 paling ramai, tapi saya nggak menyangka kalau malam ke-29 juga masih ramai, karena mestinya warga kota sudah mudik,” katanya. (*/hmn)



