Ponorogo, Radar96.com – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur Prof. M. Mas’ud Said terus melaksanakan penguatan organisasi dengan “turun gunung” mendatangi Cabang/Daerah serta meminta ISNU Cabang untuk “naik kelas” dengan memperkuat jejaring secara internal-eksternal.
Setelah mendatangi Halal bi Halal PC ISNU Lumajang (12/5/2023) yang dihadiri Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Ketua PC Nahdlatul Ulama setempat, dan para pejabat, Tim PW ISNU Jatim yang terdiri dari Ketua, Sekretaris Muh Dawud, Bendahara Zainul Abidin, dan rombongan ISNU menghadiri Konferensi Cabang PC ISNU Ponorogo pada Sabtu (13/5/2023) malam.

Dalam setiap kunjungannya, Prof Mas’ud Said yang juga Komisaris Independen Bank Jatim itu selalu mengingatkan ISNU terkait pentingnya berjejaring internal NU maupun eksternal NU, sekaligus menguatkan tata kelola, peran ISNU yang semakin signifikan, dan kesungguhan tim dalam mengurus organisasi.
“PW ISNU Jatim sudah bersurat, mendatangi, dan melakukan refreshment kepengurusan untuk mendorong ISNU naik kelas. Naik kelas yang dimaksud adalah kepengurusan yang lebih aktif, jajaran pengurus yang diisi oleh orang-orang hebat di setiap kota dan kabupaten, dan penggunaan IT, yang semua itu lebih terasa manfaatnya dalam mengisi 1 Abad NU,” katanya.
Untuk naik kelas, katanya, pengurus ISNU harus bekerja ala “total football”. Untuk naik kelas, website dan medsosnya harus kuat, kegiatannya semakin kolaboratif dengan organisasi profesional dan semakin berjejaring luas.
“Untuk naik kelas, pengurus ISNU haru diisi oleh gabungan orang orang berpengaruh seperti Sahabat Abubakar As Shiddiq, lalu sahabat pekerja keras dan kerjanya kuat, “to the point” dan berani ambil risiko seperti Sahabat Umar Bin Khattab, dan dikuati oleh orang orang kaya yang budiman seperti Sahabat Ustman bi Affan, serta diisi oleh orang-orang alim seperti Sahabat Ali bin Abi Tholib, laksana perjuangan zaman Rasulullah SAW,” katanya.
Di hadapan pengurus ISNU Cabang Ponorogo, Prof Mas’ud Said juga mengharapkan ISNU Jatim ke depan akan menguatkan ekosistem produk halal di Jatim, menguatkan UMKM binaan, melanjutkan transformasi Cabang dan Cabang istimewa, berjejaring dengan pimpinan Pesantren besar, dan 5 Universitas Negeri plus 5 PTS besar di Jatim, serta menguatkan kaderisasi. (*/isnujtm)


