By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Apresiasi Film “Hati Suhita”, Gubernur Khofifah: Perempuan Indonesia Setangguh Dewi Suhita
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Apresiasi Film “Hati Suhita”, Gubernur Khofifah: Perempuan Indonesia Setangguh Dewi Suhita
Milenial

Apresiasi Film “Hati Suhita”, Gubernur Khofifah: Perempuan Indonesia Setangguh Dewi Suhita

05/06/2023 Milenial
Dalam pemutaran film Hati Suhita yang berlangsung di Studio XXI Tunjungan 3 Surabaya, Sabtu (3/6) malam, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut nonton bareng (nobar) bersama dengan para pemeran film Hati Suhita, diantaranya Nadya Arina yang berperan sebagai Alina Suhita, Omar Daniel sebagai Gus Biru, Anggika Bolsterli sebagai Rengganis dan Devina Aureel sebagai Aruna. (*/hms)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Ada yang menarik dalam pemutaran film Hati Suhita yang berlangsung di Studio XXI Tunjungan 3 Surabaya, Sabtu (3/6) malam, karena Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir langsung dan ikut nonton bareng (nobar) bersama dengan para pemeran film Hati Suhita.

Pemeran yang nobar diantaranya Nadya Arina yang berperan sebagai Alina Suhita, Omar Daniel sebagai Gus Biru, Anggika Bolsterli sebagai Rengganis dan Devina Aureel sebagai Aruna.

Bersama dengan sang putra, Ali Managali, dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, karena penulis Novel Hati Suhita ini dulu nyantri di Tambak Beras Jombang , Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut secara khusus juga mengundang beberapa kepala OPD Pemprov Jatim dan juga masyarakat yang memenangkan ‘give away’ nonton bareng Gubernur Khofifah.

Dalam pemutaran film Hati Suhita yang berlangsung di Studio XXI Tunjungan 3 Surabaya, Sabtu (3/6) malam, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut nonton bareng (nobar) bersama dengan para pemeran film Hati Suhita, diantaranya Nadya Arina yang berperan sebagai Alina Suhita, Omar Daniel sebagai Gus Biru, Anggika Bolsterli sebagai Rengganis dan Devina Aureel sebagai Aruna. (*/hms)

“Ini cerita menarik, karena juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kehidupan Pondok Pesantren yang dapat menjadi inspirasi,” komentar Gubernur Khofifah usai menonton film.

Momen nonton bareng kali ini, terasa menarik bagi Gubernur Khofifah. Lantaran film ini pun selain menyuguhkan suasana Pesantren yang modern, dan yang tak kalah menarik ialah tokoh utama yakni Alina Suhita yang diperankan oleh Nadya Arina.

“Alina Suhita terinsipirasi dari nama Dewi Suhita di era pemerintahan Mojopahit sebagai cikal bakal dari lahirnya Nusantara. Semoga semua perempuan-perempuan di negeri ini khususnya di Jawa Timur tangguh dan juga anggun seperti Dewi Suhita dan memberikan referensi terhadap kemuliaan seorang perempuan,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah mengatakan scene yang menjadi menarik selanjutnya yakni beberapa lokasi shooting yang sengaja dilakukan di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Antara lain di Kediri, Ponorogo, dan beberapa lokasi di kawasan Mojokerto. Salah satunya yakni Warung legendaris Wader dan Botok ‘Cak Mat’ di kawasan Trowulan Mojokerto.

“Tadi ada juga latar belakang Kolam Segaran Trowulan, yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Kolam Segaran ini merupakan satu-satunya kolam kuno terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia,” kata Gubernur Khofifah.

Secara khusus, mantan Menteri Sosial RI ini mengapresiasi film Hati Suhita. karena selain menampilkan banyak scene dengan latar belakang lokasi bersejarah di Jawa Timur, di film ini juga mengenalkan budaya bahasa di Jawa Timur.

“Sangat mengedukasi, selain terkait kehidupan di pesantren dapat kita lihat lebih dekat, film ini sekaligus memperkenalkan banyak hal tentang Jawa Timur mulai dari lokasi shooting dan juga bahasa yang digunakan,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah melanjutkan, nuansa pesantren pada film ‘Hati Suhita’ juga menampilkan sisi pesantren yang modern, utamanya tentang kurikulum belajar santri yang ‘kekinian’ namun tanpa meninggalkan ruh pakem pesantren.

“Untuk mbak Khilma, sukses dan terus memberikan inspirasi produktif untuk bangsa ini. Selamat dan sukses untuk semua,” ujar Gubernur Khofifah.

Sementara itu, penulis buku novel Hati Suhita, Khilma Anis Wahidah mengatakan, film ini merupakan adaptasi dari buku best seller, dan ceritanya diangkat dalam sebuah film berjudul sama.

“Saya sengaja mengambil judul Hati Suhita, karena kami mengapresiasi Ratu Majapahit bernama Dewi Suhita yang pada perang Paregreg yaitu perang saudara tetapi Dewi Suhita memenangkan peperangan dengan penuh kewibawaan,” kata Khilma.

Khilma mengatakan, pengambilan film ini dilakukan di 9 kota di Indonesia selama 56 hari. Beberapa lokasi di Jawa Timur yang diambil antara lain Kediri, Mojokerto, Ponorogo, Trenggalek dan beberapa lokasi lainnya. “Ada falsafah Jawa Mikul Duwur Mendem Jero Tradisi perjodohan yang kami bawakan dengan suasana yang positif,” katanya.

Khilma berharap, para penonton mendapat pelajaran dari masing-masing tokoh film Hati Suhita. Mulai dari ketegaran Alina Suhita, kesabaran Gus Biru dan kuatnya Rengganis.

“InSya-Allah semua yang hadir bisa menikmati dengan hati yg gembira sebagaimana kita mengerjakan dengan penuh cinta,” ujarnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pelatihan Juleha di Kampus Stikosa-AWS, Agar Daging Kurban Halal Dikonsumsi
Next Article Rais Aam PBNU: Nasab tanpa Ilmu tak memberi manfaat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
Milenial

SMP Khadijah Surabaya Cetak Kader Pemimpin NU Abad Kedua lewat IPNU-IPPNU

23/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?