By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah adakan Dzikir dan Doa Asyura di Grahadi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah adakan Dzikir dan Doa Asyura di Grahadi
Sospol

Gubernur Khofifah adakan Dzikir dan Doa Asyura di Grahadi

28/07/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Dzikir dan Doa Asyura 10 Muharram 1445 Hijriah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (27/7) malam. Dzikir tersebut dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar KH. Abdul Hamid Abdullah, lalu dilanjutkan tausiah dan doa oleh Maulana Assayid Assyarif Syaikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani dari Turki yang juga cicit ke-25 Syekh Abdul Qadir Jailani. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Dzikir dan Doa Asyura 10 Muharram 1445 Hijriah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (27/7) malam.

Dzikir tersebut dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar KH. Abdul Hamid Abdullah, lalu dilanjutkan tausiah dan doa oleh Maulana Assayid Assyarif Syaikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani dari Turki yang juga cicit ke-25 Syekh Abdul Qadir Jailani.

Khofifah mengatakan, dzikir dan doa bersama yang diikuti sekitar 300 jamaah yang sebagian besar ASN tersebut akan menjadikan doa semakin kuat dan membawa barokah lebih besar untuk tercapainya berbagai program pembangunan di Jawa Timur sekaligus bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.

“Apalagi kalau doanya diikuti bersama ulama besar yang membersamai kita. Insya Allah kalau misalnya ini milestone, ada tangga yang berbeda tingkatannya. Ada tingkatan rendah, sedang dan tinggi yang frekuensinya Insya Allah langsung ke sidratul muntaha,” katanya.

Menurut Khofifah, Bulan Muharram sebenarnya adalah bulan kemenangan. Namun, bulan ini juga dalam sejarah para nabi merupakan bulan yang penuh perjuangan sekaligus bulan dimana Allah menurunkan kemenangan. Ada ujian, ada perjuangan serta ada kemenangan.

“Maka ada doa-doa yang oleh sangat banyak ulama dianjurkan untuk dibaca terutama pada malam hari ke sepuluh di Bulan Muharram,” lanjut mantan Menteri Sosial RI itu.

Ia menjelaskan, 10 Muharram ini menjadi momentum untuk mendoakan Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakatnya.

“Di malam ini kita berdoa untuk mendapat limpahan keberkahan anak-anak yang sholeh. Anugerah kesehatan, keselamatan, kebaikan, ampunan serta rizki yang luas dan barakah. Saya juga mohon dikuatkan dari doa Syaikh Fadhil Al Jilani supaya Jawa Timur ini Allah anugerahkan sebagai provinsi yang aman, provinsi yang penuh ketenangan, ketentraman, dan kesuksesan,” harapnya.

Di Jawa Timur sendiri, peringatan 10 Muharram atau Asyura atau dikenal dengan sebutan Suro di upacarakan secara adat di berbagai daerah dengan beragam.

“Artinya bahwa sebetulnya hubungan antara agama dan budaya di Indonesia sangat kental. Maka pertemuan antara agama dan budaya tetap bisa memberikan penghormatan dan berseiring dengan budaya setempat. Inilah yang akhirnya menjadi harmonisasi di antara kehidupan kita bisa terbangun dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Syaikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani membicarakan terkait hikmah 10 Muharram. Di mana, banyak peristiwa penting Islam dan bantuan Allah kepada para nabi yang diturunkan di bulan ini.

“Nabi Adam diturunkan dari surga kemudian diterima taubatnya di 10 Muharram. Allah mendengar doa malaikat, batu-batuan, pepohonan, binatang untuk menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada 10 Muharram,” terangnya.

Selanjutnya dijelaskan bahwa Rosulullah Muhammad SAW duturunkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Artinya bukan hanya bagi umat Islam tetapi bagi semua umat.

Maka, menurut Syaikh Fadhil, ada amalan yang sangat utama untuk dilakukan pada Asyura ini. Yakni dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Hanya saja, kita biasanya hanya mengucapkan Allahumma shalli alaa Muhammad. Padahal, kita dianjurkan untuk menambahkan salam di dalamnya. Jadi, harusnya kita mengatakan Allahumma shalli wa sallim alaa Muhammad. Insya Allah ini akan membantu kita saat sakaratul maut dan hisab,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah dan Dubes UEA Bahas Kerjasama dan Beasiswa AI
Next Article Masjid Al Akbar Surabaya miliki Jamaah Tartil Pensiunan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir
Gus File
Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso
Sospol
MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol

You Might also Like

Sospol

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

19/06/2026
Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026
Sospol

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

18/06/2026
Sospol

Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?