By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Set-jetting jadi Tren Wisata 2024, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Stikosa-AWS
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Set-jetting jadi Tren Wisata 2024, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Stikosa-AWS
Milenial

Set-jetting jadi Tren Wisata 2024, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Stikosa-AWS

04/01/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Tren pariwisata pada tahun 2024 menunjukkan minat wisatawan yang meningkat untuk mengunjungi tempat-tempat yang menjadi latar belakang syuting film. Hal ini disampaikan Mochammad Arkansyah, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Stikosa AWS, Kamis (04/01/24).

Ditemui di Kampus Stikosa-AWS, Arka, panggilan akrabnya, mengatakan, sejak tahun 2019 atau pra pandemi Covid-19, beberapa negara sudah menerapkan konsep tersebut.

“Sebelumnya, beberapa negara sudah berhasil menarik perhatian dunia dengan lokasi syuting film, seperti yang terjadi dengan Harry Potter sebelum pandemi. Sekarang, Indonesia tengah berusaha keras untuk menciptakan daya tarik serupa,” tuturnya.

Dua dari tiga pengunjung internasional, lanjut dia, menunjukkan minat berwisata dan mengunjungi lokasi syuting acara televisi.

Itu sebabnya, kata Arka, pemerintah terus mempermudah perizinan syuting film dengan standar internasional, dengan harapan film-film tersebut dapat dijual dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara.

Terkait perilaku wisatawan yang melakukan perjalanan ke lokasi syuting film, fenomena ini sering disebut sebagai set-jetting.

Arka menambahkan, Berdasarkan penelitian dari Mastercard Economics Institute, terdapat peningkatan sebesar 65 persen dalam keinginan wisatawan untuk mengejar pengalaman unik saat berwisata pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2019 sebelum pandemi.

“Secara keseluruhan, wisatawan cenderung meninggalkan ide-ide konvensional dan mencari pengalaman baru yang menyegarkan,” kata Arka.

Ia menambahkan, sebagian besar wisatawan kini beralih dari jenis wisata konvensional untuk mengejar pengalaman yang lebih otentik dan mengesankan.

Hal ini tercermin dalam peningkatan pengalaman Pariwisata kesehatan, eksplorasi alam, dan wisata makanan. sebanyak 10 persen pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2019.

Arka juga menambahkan, tren wellness tourism juga semakin berkembang sebagai hasil dari tingginya tingkat kelelahan selama dan setelah pandemi.

“Namun dalam konteks wellness ini faktanya juga terus berkembang. Mereka cenderung menjauhi konsep-konsep konvensional. Dengan demikian, ada semangat untuk mencari pengalaman baru,” terangnya.

Contohnya, suatu kegiatan atau praktik alam yang berasal dari Jepang. Tujuan dari forest bathing adalah menyegarkan tubuh secara emosional dengan menyelaraskan ritme individu dengan lingkungan alam terbuka, terutama hutan.

Dalam praktik ini, peserta menghabiskan waktu di hutan dengan berjalan kaki, meresapi alam sekitar, dan menikmati keindahan serta ketenangan yang ditawarkan oleh lingkungan hutan.

Selain itu, kata Arka lagi, ada tren bleisure yang merupakan gabungan antara kegiatan bisnis dan liburan. Tren ini diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan setelah masa pandemi sebagai bentuk pariwisata yang efisien, melibatkan semua pihak, dan berkelanjutan.

“Model ini fokus pada pencapaian pengalaman wisata yang lebih berkualitas. Dan hal ini mencerminkan arah tren pariwisata yang akan datang,” tutup Arka.***

Iklan.

You Might Also Like

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tingkat Pengangguran Terbuka Jatim Turun Signifikan di Angka 4,88 Persen
Next Article Lima Tahun Kepemimpinan Gubernur Khofifah Berhasil Tuntaskan Pengangkatan Guru PPPK

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

63 Siswa Ikuti Program “Talenta Digital Santri 2” di Pesantren Digipreneur “Al-Yasmin” Surabaya

24/04/2026
Milenial

Wisudawan Fresh Graduate Unusa Tembus RS di Arab Saudi

23/04/2026
Milenial

Siswa MTs Masjid Al-Akbar Raih Juara 1 Bahasa Arab pada Olimpiade KKG-MGMP Jatim

20/04/2026
Milenial

Halalbihalal, Majelis Alumni IPNU-IPPNU Titipkan GenZI jadi fokus binaan IPNU-IPPNU

10/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?