By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tiga Unsur Penting yang Tak Boleh Diabaikan dalam Tata Kelola Perguruan Tinggi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Tiga Unsur Penting yang Tak Boleh Diabaikan dalam Tata Kelola Perguruan Tinggi
Sospol

Tiga Unsur Penting yang Tak Boleh Diabaikan dalam Tata Kelola Perguruan Tinggi

17/05/2024 Sospol
SHARE

Bojonegoro, radar96.com – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), Dr H Fatkul Anam, MSi memberikan resep kemajuan pesat yang diraih kampus yang dipimpinnya. Hal itu disampaikan di depan para pimpinan kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, pada Kamis (16/05/24). Dalam pertemuan di ruang Smart Class itu dihadiri para pimpinan Unugiri, mulai dari BPP, rektorat, dekan, sampai biro-biro dan unit-unit kerja. Mereka ingin belajar dari Unusida yang dalam tempo belum genap 10 tahun sudah mencapai banyak prestasi nasional. Bahkan Unusida sering dijadikan rujukan untuk belajar bagi para pengelola perguruan tinggi NU di seluruh Indonesia.

“Kunci tata kelola perguruan tinggi itu ada tiga, yaitu harus punya tujuan yang jelas, alat, dan penggerak,” kata Anam dalam paparannya.

Tujuan harus jelas. Biasanya tujuan perguruan tinggi itu sudah tergambar dalam rencana induk dan pengembangan (RIP). Sedangkan alat adalah sarana untuk menuju keberhasilan mencapati target tersebut. Ibarat orang naik perahu menuju tempat yang dituju, maka perahu itulah alat atau sarananya.

Di Unusida, menurut pria yang juga Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jawa Timur itu, telah diterapkan sistem informasi manajemen terpadu untuk mempermudah tata kelola kampus. Ada 22 perangkat yang saling terhubung secara digital sehingga setiap saat dapat diketahui apa yang terjadi di kampus dan apa saja kendalanya. “Ibarat orang berjalan menuju tujuan, sudah sampai di mana, dan ada masalah apa di bagian mana, itu bisa langsung diketahui secara online,” jelasnya.

Tak kalah penting dalam tata kelola perguruan tinggi yang baik adalah adanya pendorong. Apalah arti tujuan yang jelas dan alat yang bagus kalau tidak ada tenaga pendorong yang mumpuni. Lalu siapa yang disebut sebagai pendorong itu? “Pendorongnya ya kita semua,” jelas Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) itu.

Dalam kesempatan siang kemarin, Unugiri mengundang dua rektor. Selain Rektor Unusida yang mengulas tentang tata kelola perguruan tinggi, juga Rektor Universitas Islam Zainul Hasan (Unzaha) Genggong,

Probolinggo Dr H Abdul Azis, BA, MAg yang mengulas tentang prestasi-prestasi internasional. Maka dalam waktu dekat kedua rektor itu akan saling belajar. Unusida akan belajar tentang prestasi internasional kepada Unzaha, sebaliknya Unzaha akan belajar tata kelola perguruan tinggi kepada Unusida, sehingga akan saling melengkapi.

Iklan.

You Might Also Like

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah Dorong IKA Unair Kepri Gagas Program Pengungkit Daya Saing Bangsa
Next Article Mahasiswa Unusa Raih Juara 3 Hockey Bantul Championship 2024

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

08/10/2026
Sospol

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

07/10/2026
Sospol

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

06/10/2026
Sospol

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

06/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?