By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dwi Astutik: Stunting Jadi Tantangan Besar Prabowo Wujudkan Indonesia Emas 2045
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Dwi Astutik: Stunting Jadi Tantangan Besar Prabowo Wujudkan Indonesia Emas 2045
Sospol

Dwi Astutik: Stunting Jadi Tantangan Besar Prabowo Wujudkan Indonesia Emas 2045

23/05/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Sekretaris Dewan Pendidikan Jawa Timur DR Hj Dwi Astutik menegaskan bahwa stunting/tengkes akan menjadi salah satu tantangan besar pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Tingginya angka stunting yang tersebar hampir merata di sejumlah daerah di Indonesia akan menjadi tantangan nyata pemerintah mendatang,” kata peraih Doktor Ilmu Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam keterangannya yang diterima, Kamis malam.

Saat menjadi pembicara “Workshop Pembuatan Skenario dan Produksi Film Pendek” bertema “Permasalahan Stunting dan Solusinya” di Gedung Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur (21-22/5/2024), Dwi Astutik mengutip data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 tentang prevalensi Stunting di Jatim yang masih di posisi 17,7 persen.

“Angka tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2022. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), persentase stunting di Jatim tahun 2022 tercatat 19,2 persen,” kata Dwi Astutik yang juga Dewan Pakar PW Muslimat NU Jawa Timur itu.

Meskipun angka di Jatim ini lebih rendah dari survei secara nasional yang mencatat prevelensi stunting di Indonesia masih 21,6 persen, namun hal itu tetap menuntut semua pihak untuk bergandengan tangan guna membantu pemerintah melalukan aksi nyata guna mencegah tumbuh kembang stunting di Indonesia.

Dalam workshop yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara dari Yayasan Karakter Pancasila, BMPS Jatim, Direktorat PMM Kemdikbudristek, dan Kemenko PMK itu, Dwi Astutik menekankan pentingnya peran semua stakeholder dalam mengatasi masalah yang bisa mengancam generasi dan masa depan Indonesia itu.

“Stunting ini masalah serius yang mendunia, termasuk lndonesia. Kondisi Gagal Tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan, harus bisa dicegah sejak dini karena dampaknya yang begitu serius,” katanya.

Menurut Dwi Astutik, dampak yang dialami penderita Stunting antara lain peningkatan morbiditas (keadaan tidak sehat), penurunan kekebalan sistem imun dan peningkatan risiko infeksi, sehingga efek jangka panjang bisa menyebabkan kegagalan seorang anak mencapai potensi kognitif dan kemampuan fisiknya.

“Kalau sudah demikian, pasti akan mempengaruhi kapasitas kerja dan status sosial ekonomi masa depan mereka. Karena itu harus dicegah,” kata Dwi Astutik yang juga dosen Universitas Sunan Giri (Unsuri)Surabaya itu dalam paparan di hadapan pelajar SMA, SMK Negeri dan Swasta di Jatim yang menjadi peserta workshop itu.

Berdasar alasan itulah, Dwi Astutik yang sudah 26 tahun lebih menjadi Ketua Rumah Singgah Griya “Pena Kharisma” Khadijah itu mengapresiasi program Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka yang sejak awal akan memberikan makanan dan susu gratis bagi seluruh siswa-siswi di Indonesia.

“Pemberian makanan gratis dan susu bagi anak anak, akan mempengaruhi kualitas dan produktifitas bagi tumbuh kembangnya para pelajar Indonesia. Sungguh kami yang sudah lama berjuang melawan stunting, melakukan pemberdayaan anak anak Indonesia, termasuk membina anak-anak jalanan, bersyukur Pak Prabowo mempunyai gagasan dan program kemanusiaan seperti itu,” katanya.

Dalam workshop yang dibuka oleh Direktur Perfilman, Musik dan Media Kemdikbudristek, yang diwakili Pokja Apresiasi dan Literasi Film, Roro Dyah Mukminah, para siswa yang menjadi peserta juga mempunyai kemampuan membuat skenario dan memproduksi film pendek berseri terkait permasalahan Stunting dan solusinya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Demi Kualitas Udang Sidoarjo, Unusida Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Asal Belanda
Next Article Lantik PWNU Kepri, Gus Yahya Ingatkan Tugas Pengabdian kepada Warga

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Sospol
Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir
Sospol
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

310 Guru SD dan SMP Ikuti Pelatihan AI di Unusa

07/07/2026
Sospol

Santunan dan Petualangan Sejarah, Pengalaman Baru Anak Yatim di Malang

06/07/2026
Sospol

Rektor Universitas Bondowoso: UKM Konten Kreator Jadi Motor Publikasi Kampus

04/07/2026
Sospol

Tak Hanya Alun-Alun, Pemkab Bondowoso Mulai Hidupkan Gledek Lajuh Lewat Musik Akustik

04/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?