By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tingkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah NU, LPTNU Lantik Pengurus Arjunu
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Tingkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah NU, LPTNU Lantik Pengurus Arjunu
Nahdliyyin

Tingkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah NU, LPTNU Lantik Pengurus Arjunu

20/06/2024 Nahdliyyin
SHARE

Yogyakarta, radar96.com – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melantik pengurus baru Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal Nahdlatul Ulama (Arjunu) periode 2024-2029. Sebanyak 44 pengurus yang merupakan akademisi sekaligus peneliti dari seluruh Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia.

(Foto: klikku.net)

Ketua LPTNU PBNU, Prof Ainun Na’im, PhD, mengungkapkan, pelantikan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang LPTNU PBNU untuk meningkatkan kualitas dan reputasi jurnal-jurnal ilmiah yang dikelola oleh Nahdlatul Ulama. Oleh karena pentingnya peran Arjunu dalam memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama di dunia akademik.

“Kita berada di era informasi dan pengetahuan berkembang sangat cepat. Untuk itu, kualitas jurnal yang kita terbitkan harus mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Arjunu diharapkan menjadi penggerak utama dalam upaya meningkatkan standar penerbitan jurnal kita,” ujarnya saat menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Arjunu di Hall Lantai 5 Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Kamis (20/06/24).

Prof Ainun juga menekankan peningkatan kualitas jurnal bukan hanya tentang meningkatkan konten ilmiah, tetapi juga tentang meningkatkan tata kelola dan distribusi jurnal. Menurutnya, keberhasilan ini akan tercapai melalui berbagai inisiatif, termasuk pelatihan, pendampingan, dan kerja sama dengan lembaga-lembaga lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami berencana untuk mengimplementasikan sistem open access dan memperluas kerja sama dengan database internasional. Hal ini akan membuat jurnal-jurnal kita lebih mudah diakses oleh komunitas ilmiah global, sehingga dapat meningkatkan visibilitas dan sitasi,” tambahnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan Arjunu yang baru, LPTNU PBNU berharap dapat mendorong peningkatan kualitas jurnal secara signifikan dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya akan mengangkat nama Nahdlatul Ulama di kancah akademik nasional dan internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan dan penelitian di tanah air.

Ketua terpilih Arjunu, Dr Fifi Khoirul Fitriyah, MPd, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Arjunu dan jurnal-jurnal yang dikelolanya. Dirinya percaya bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan kerjasama yang baik, bisa mencapai standar internasional dalam penerbitan jurnal ilmiah. Ini adalah langkah awal menuju perubahan besar yang akan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat ilmiah di Indonesia.

“Upaya ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Kami berharap Arjunu dapat menjadi bagian peningkatan kualitas jurnal ilmiah di Indonesia dan membuka lebih banyak peluang untuk publikasi penelitian berkualitas tinggi,” ungkapnya.

Perempuan yang juga sebagai dosen S1 PG-PAUD ini menambahkan, pelantikan pengurus baru Arjunu oleh LPTNU PBNU ini menandai awal dari perjalanan baru dalam upaya peningkatan kualitas jurnal ilmiah di Indonesia. Langkah ini diharapkan akan membawa perubahan positif dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah akademik global.

“Kami berkomitmen untuk membawa Arjunu menjadi asosiasi yang mampu mendukung peningkatan kualitas jurnal-jurnal NU. Kami akan fokus pada peningkatan kapasitas pengelola jurnal melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan,” katanya.

Selain pelantikan dan rapat kerja pengurus Arjunu, acara ini juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan beberapa pakar di bidang penerbitan ilmiah. Diskusi ini membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerbitan jurnal ilmiah di Indonesia, seperti masalah pendanaan, kualitas konten, dan infrastruktur teknologi. Para panelis juga membahas peluang yang dapat dimanfaatkan, seperti kerjasama internasional dan penerapan teknologi terbaru dalam pengelolaan jurnal.

Sekretaris LPTNU PBNU yang juga menjadi narasumber diskusi terkait dunia jurnal ilmiah, Dr rer.pol M Faishal Aminuddin, SS, MSi, mengemukakan bahwa kolaborasi antara berbagai institusi dan pemangku kepentingan adalah kunci untuk mengatasi tantangan di dunia Jurnal Ilmiah. “Kita perlu membangun jejaring kerjasama yang kuat, baik di dalam negeri maupun dengan mitra internasional. Dengan begitu, kita dapat saling berbagi sumber daya dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas jurnal yang kita terbitkan,” ujarnya.

Dirinya, menambahkan bahwa inovasi teknologi harus menjadi prioritas utama. “Penggunaan teknologi dalam pengelolaan jurnal bisa meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Misalnya, dengan penerapan sistem manajemen jurnal berbasis cloud, proses review bisa dilakukan lebih cepat dan transparan,” katanya.

Iklan.

You Might Also Like

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”

Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata

603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MI Masjid Al-Akbar Surabaya Wisuda 80 Siswa yang 100 persen “Tahfidz”
Next Article Musaffa’ Safril didukung Lima Gen jadi calon pemimpin baru Ansor Jatim

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim
Nahdliyyin
7 Mahasiswa Unusa Lulus di Taiwan, Rektor Sampaikan Sambutan Wisuda
Uncategorized
Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Distribusikan 1.439 Paket Daging Kurban

28/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Sembelih 7 Ekor Sapi, Termasuk Hewan Kurban Gubernur Jatim

28/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim terima Sapi Kurban dari BPJS Ketenagakerjaan, Ketum Golkar, PAN, dan Nasdem

26/05/2026
Nahdliyyin

Asosiasi RSNU Terima “Yakes Partner Award 2026” dari Telkom Indonesia

25/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?