By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Mus Tegaskan NU Lahir dari Desa tapi Berperan Aktif di Dunia Global
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Mus Tegaskan NU Lahir dari Desa tapi Berperan Aktif di Dunia Global
Nahdliyyin

Gus Mus Tegaskan NU Lahir dari Desa tapi Berperan Aktif di Dunia Global

05/08/2024 Nahdliyyin
Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam Pelantikan PWNU Jateng, Sabtu (3/8/2024). (Foto: NU Online)
SHARE

Semarang, radar96.com/NUO – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) menyampaikan, warga NU jangan sampai melupakan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang bermula dari pedesaan, tapi jam’iyah NU memiliki peran besar di dunia global.

“Jangan pernah dilupakan bahwa NU itu organisasi dari pedesaan. Karena NU itu yang mendirikan adalah kiai-kiai dari pesantren di desa-desa. Tapi jangan lupa kalau di sini pakai tema membangun peradaban,” ucapnya saat memberikan Mauidhoh Hasanah pada Pelantikan PWNU Jawa Tengah di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu (3/8).

Gus Mus menambahkan, kiai-kiai desa yang mendirikan Nahdlatul Ulama telah membuktikan bahwa terdapat budaya desa yang tidak bisa dilawan oleh budaya kota.

“Segala bentuk ajaran Rasulullah yang dibawa oleh kiai desa itu sudah menjadi budaya yang mengakar di pedesaan. Di desa kalau ada tamu langsung dihormati, tanpa mencari-cari dulu dalilnya, selalu memuliakan tamu. Sampai tetangganya bikin rumah dia ikut mbangun,” tuturnya.

Ia menuturkan, kesederhanaan masyarakat desa berasal dari ajaran Rasulullah yang disebarkan para kiai dan sudah membudaya. Kebudayaan tersebut dikatakannya mengalir dalam kesederhanaan, kebersamaan, tolong-menolong, hingga adab menghormati tamu.

“Oleh karena itu, seperti dalam tema ini ada ‘peradaban’. Untuk membangun peradaban, hal ini harus terumuskan dalam program-program kerja. Bagaimana kita bisa membangun peradaban itu sendiri,” kata Gus Mus.

Gus Mus menceritakan, NU merupakan organisasi yang besar. Hal tersebut dibuktikan saat Gus Mus berkunjung ke Saudi Arabia, membersamai KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dan salah seorang petinggi di sana menanyakan berapa jumlah anggota NU.

“Ketika Bin Baz itu bertanya, NU itu berapa anggotanya? Saya jawab, khomsin milyun, kaget dia. Kemudian saya tambahkan, mungkin lebih banyak lagi,” ucapnya.

Sebab itu, kata Gus Mus, menjadi tanggung jawab bersama untuk membangun peradaban serta khidmah yang bukan hanya ditujukan untuk warga NU saja, melainkan untuk seluruh umat manusia di dunia.

“Hal ini tentu membutuhkan perjuangan terus-menerus, perhatian yang luar biasa, dan khidmah yang serius. NU berkhidmat bukan hanya untuk warga NU saja, tapi untuk orang banyak dan kemanusiaan di seluruh dunia,” ucapnya.

Menurut Gus Mus, kesempatan ini menjadi momen yang tepat untuk memberikan teladan dengan terus membentuk keadaban yang baik dan menciptakan teladan bagaimana masyarakat yang mulia.

“Sekarang saatnya NU membuktikan untuk berbuat yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. Karena keadaban dari manusia di dunia saat ini membutuhkan sekali bagaimana wujudnya, teladan bagaimana masyarakat yang mulia itu bagaimana, dan inilah tantangannya. Bagaimana hal tersebut dapat dibangun,” kata Gus Mus.

Mauidhoh Hasanah tersebut disampaikan Gus Mus dengan ditutup oleh doa bersama guna memohon keberkahan atas dilantiknya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029. (*/NUO)

Sumber: https://nu.or.id/jateng/gus-mus-tegaskan-nu-lahir-dari-desa-tapi-berperan-aktif-di-dunia-global-6spmA

Iklan.

You Might Also Like

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PAC Ansor Boyolangu-Tulungagung targetkan akreditasi kebanseran, rijalul ansor, dan media
Next Article Gandeng UB, LPT PBNU Gelar ToT Kurikulum OBE

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir
Gus File
Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso
Sospol
MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

12/06/2026
Nahdliyyin

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

11/06/2026
Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?