Kudus, radar96.com – Gagal panen, kelaparan, gizi buruk dan sebagainya, yang menandai
Perubahan Iklim secara alami, sejak tahun 1800-an, mendorong pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan inisiatif untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan melakukan Program Kampung Iklim (Proklim).

Program Kampung Iklim (Proklim), yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Proklim bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui berbagai inisiatif lingkungan yang berkelanjutan.
Pada Jumat (30/8), mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus melaksanakan acara penanaman pohon sebagai bagian dari Proklim yang juga menyukseskan program pemerintah dalam rangka mengatasi perubahan iklim ekstrim ini.
Acara yang dihadiri oleh 20 peserta ini mencakup tentang pengelolaan penanaman pohon mahoni di sepanjang jalan desa, tepatnya di tepi lapangan sepak bola Desa Balerejo.
“Kami sangat bersemangat mengikuti Proklim karena ini adalah kesempatan untuk membuat perubahan nyata di lingkungan kita,” ujar salah satu penanggung jawab acara proklim, Yunita.
“Dengan dukungan dari program ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” kata Yunita.
Acara ini diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan penanaman langsung di area sekitar lapangan sepak bola Desa Balerejo, ini dilakukan sebagai bagian dari upaya reboisasi. Tujuan utama dilakukan kegiatan ini adalah menumbuhkan kepekaan masyarakat sekitar terhadap lingkungan dan kondisi alam saat ini.
Program ini juga diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain untuk menerapkan langkah-langkah serupa dalam menghadapi perubahan iklim.
“Kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini, yang membuka kesadaran kami mengenai kondisi alam sekitar saat ini,” ujar salah satu peserta.
Pemerintah setempat bersama dengan pihak-pihak terkait akan terus memantau kemajuan dan hasil dari program ini guna memastikan program ini berjalan secara sustainable/berkelanjutan, sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai dengan baik. (*/umk)

