By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Komunitas Katholik Mandarin Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Komunitas Katholik Mandarin Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya
Sospol

Komunitas Katholik Mandarin Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya

10/01/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Sejumlah anggota dari Komunitas Katholik Mandarin atau Komunitas Pendalaman Iman Katolik dan Pelayanan (KPIKP) Keuskupan Surabaya mengunjungi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) di Jalan Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, Jumat (10/1) petang.

Kunjungan anggota KPIKP Surabaya yang didampingi dua anggota Gerakan Gusdurian (Gerdu) Suroboyo itu diterima oleh dua kepala seksie (kasie) dari BPP MAS yakni H Abd Choliq Idris (Kasie Ibadah dan Dakwah, Bidang Imarah, BPP MAS) dan H Hendro Tjahjono (Kasie Pengamanan dan Hubungan Antar-Lembaga BPP MAS).

“Kami ke Masjid Al-Akbar untuk menemani dua Romo (pemuka Agama Katholik) dari Malaysia. Bagi kami, Masjid Al-Akbar itu tempat ibadah yang penting di Surabaya, karena masjid ini juga sering menerima kunjungan non-Muslim,” kata Romo Josef Cui dari KPIKP Surabaya.

Saat menerima kunjungan itu, Kasie Ibadah dan Dakwah (Imarah) BPP MAS H Abd Choliq Idris menjelaskan MAS yang diprakarsai mantan Wali Kota Surabaya Soenarto (Cak Narto) pada 1995 dan diresmikan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 2000 itu dibangun dekat gereja.

“Masjid yang dibangun dari bekas lahan persawahan ini memang bertetangga dengan Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya. Kami sudah terbiasa saling bersilaturrahmi dan kalau ada acara besar pun saling pinjam lokasi parkir,” katanya.

Misalnya, saat hari raya Idul Fitri pada Mei 2024, sebanyak lima pengurus Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya bersilaturrahmi kepada Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak dan jajaran pengurus BPP MAS. Mereka mengucapkan “Selamat Hari Raya” dan mohon maaf atas kesalahan sebagai tetangga.

“Nabi Muhammad sendiri mencontohkan toleransi hidup berdampingan dengan Nasrani, Yahudi, dan musyrik (komunitas yang tidak memiliki Nabi dan kitab suci). Sejak ada Nabi, semuanya hidup rukun dengan Piagam Madinah, padahal dulu sering perang antar-suku,” katanya.

Saat berkeliling Masjid Al-Akbar dari lantai dasar, ruang utama, hingga lantai 2, ustadz H Abd Choliq Idris memaparkan bahwa ruang utama MAS memang sangat lebar, karena tanpa tiang yang banyak, sehingga terasa leluasa. “Ini karya arsitektur ITS,” katanya.

Selain bangunan fisik, Masjid Al-Akbar juga memiliki lembaga pendidikan berbasis masjid yang bermula dari “Al-Akbar Education Center” (AEC) berupa pelatihan bengkel, tata boga (kue), dan sebagainya, lalu ada TPQ (taman pendidikan Qur’an) khusus orang tua.

Setelah itu, Masjid Al-Akbar merintis “ma’had ali”, lalu berkembang menjadi sekolah tinggi ilmu ushuluddin (STIU), yang akhirnya menjadi sekolah tinggi agama Islam (STAI) dengan prodi PGMI, ekonomi syari’ah, dan tafsir, maka lulusan prodi PGMI itu ada TK, lalu lulusan TK minta MI, dan lulusan MI minta MTs. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

Rapat Paripurna DPRD Bondowoso, Fraksi Demokrat-PKS Minta Raperda LP2B Tak Abaikan Hak Pemilik Tanah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Syekh Fadhil al-Jailani Pimpin “Ikrar Mualaf” Jamaah Wanita MAS
Next Article Perkuat Keterbukaan Informasi, KI Jalin Kolaborasi dengan Baznas Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah
Nahdliyyin
12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan
Nahdliyyin
IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital
Milenial
NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Bupati Cup VI 2026, IKSPI Kera Sakti Bondowoso Raih 13 Medali

05/10/2026
Sospol

HUT TNI ke-81, Kapolres Bondowoso Sambangi 4 Markas, Bawa Tumpeng dan Kue Tart

05/10/2026
Sospol

Matangkan Kesiapan Verpol dan Target Legislatif, DPW Perindo Jatim Gelar Bedah Dapil hingga TOT KTA Offline

04/10/2026
Sospol

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Bondowoso Raya Rawat Ingatan dan Serukan Keadilan

01/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?