By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Habib Ja’far: “Ngaji Soccer” MAS itu Dakwah bil Hikmah yang Kreatif
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Habib Ja’far: “Ngaji Soccer” MAS itu Dakwah bil Hikmah yang Kreatif
Milenial

Habib Ja’far: “Ngaji Soccer” MAS itu Dakwah bil Hikmah yang Kreatif

20/07/2025 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Pendakwah muda Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar menilai “Ngaji Soccer” di Lapangan “Mini Soccer” Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) itu merupakan “Dakwah bil Hikmah” yang kreatif, karena dakwah-nya lengkap yakni dakwah rohani dengan dakwah jasmani.

“Ngaji Soccer ini sesuai dengan ajakan Nabi Muhammad agar berdakwah dengan dakwah bil-hikmah. Ajaklah anak-anak muda dengan dakwah yang hikmah, artinya dakwah yang bijak, dakwah yang kreatif, bukan hanya mengajak ke masjid, tapi ngaji dan kaji,” katanya dalam peluncuran ‘Ngaji Soccer’ di Al-Akbar Sport Center (ASC) MAS, Minggu.

Dalam peluncuran “Ngaji Soccer” setelah kajian rutin Majelis Subuh GenZI (MSG) episode ke-20 yang dihadiri belasan ribu jamaah GenZI itu, dai yang alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai lapangan Mini Soccer ASC dapat dimaksimalkan untuk memakmurkan masjid dengan dakwah dunia-akhirat.

“Ini benar-benar kreatif dan lengkap, karena ada olah batin dan ada juga olah jasmani. Ini juga melengkapi dakwah saya, karena saya sudah pernah berdakwah di atas gunung, saya juga pernah berdakwah di pantai, dan baru kali ini di lapangan bola, bahkan dari masjid (MAS), lalu ke lapangan (ASC-MAS). Lengkap sudah dakwah saya,” katanya.

Menurut pendakwah dari Bondowoso-Jatim itu, Nabi Muhammad juga mempunyai hobi memanah, berkuda, dan panjat tebing dengan naik-turun ke Gua Hira (menerima wahyu). “Kalau yang pernah ibadah haji, kalau naik ke Gua Hira sekarang cukup enak, karena ada tangga dan banyak orang jualan, tapi saya tetap ngos-ngosan,” katanya, tersenyum.

Alumni jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Jakarta itu juga menilai permainan “Mini Soccer” itu memiliki kiper. “Kiper itu menutup gawang, kalau koper itu menutup barang, kalau cover itu menutup buku, kalau kafir itu menutup jiwa. Jadi, di Mini Soccer itu jangan kafir, jangan menutup jiwa, tapi membuka jiwa agar berkembang,” katanya.

Selain itu, permainan “Mini Soccer” juga memiliki wasit. Wasit itu bisa berarti wasatan atau di tengah. Artinya, beragama itu harus di tengah, moderat, nggak cenderung/condong ke kanan dan ke kiri, tapi tetap di tengah, seperti wasit.

“Wasit itu di tengah, tapi tetap memihak pada kebenaran, jadi jangan berlebihan, jangan mereka yang salah disalahkan terus, tapi diingatkan, jangan mereka yang benar juga dipuji berlebihan. Agama mengajarkan takwa itu semampunya,” katanya.

Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar mengharapkan “Al-Akbar Sport Center” (ASC) yang akan dilengkapi dengan lapangan panahan, basket, dan voli, bukan hanya “mini soccer” akan memberi fasilitas kepada anak-anak muda yang membuat GenZI bisa “selamat” di dalam dan di luar masjid, karena tidak kemana-mana, tapi tetap dalam lingkungan masjid. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Habib Ja’far: Habiskan jatah kesalahan selama masih muda
Next Article Densus 77, Inovasi SMP Al Ahmad Krian Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Disiplin

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol
Superpower Keikhlasan: Mengurai Akar Akuntabilitas dalam Tradisi NU
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?