By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Habib Ja’far: Habiskan jatah kesalahan selama masih muda
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Habib Ja’far: Habiskan jatah kesalahan selama masih muda
Milenial

Habib Ja’far: Habiskan jatah kesalahan selama masih muda

20/07/2025 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Pendakwah muda Habib Husein Ja’far Al-Hadar menyarankan jamaah GenZI (Generasi Z Islami) untuk menghabiskan jatah kesalahan selama masih muda, karena anak muda berbuat salah itu masih dianggap wajar, tapi kalau tua berbuat salah justru dianggap bodoh.

“Kalau salah tapi masih muda itu masih boleh. Saya juga suka berdakwah di depan anak-anak muda, karena kalau dakwah untuk orang tua itu sudah diurus Malaikat Maut,” katanya dalam Majelis Subuh GenZI (MSG) di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Minggu.

Di hadapan belasan ribu jamaah GenZI yang menghadiri MSG episode ke-20 bertema “The Power of GenZI” itu, dai yang alumni UIN Syarif Hidayatullah itu mengaku kesalahan masih diperbolehkan untuk anak berusia muda dan itulah salah satu dari lima ‘power’ GenZI.

“Power lain adalah guru untuk teladan, fokus pada tujuan, beriman, dan sadar akan kematian. Makanya, habiskan kesalahan selama mumpung masih muda, kalau sudah tua harus baik dan saleh. Kalau sudah tua masih berbuat kesalahan terus berarti bodoh dan tolol,” katanya.

Menurut pendakwah dari Bondowoso – Jatim itu, guru itu penting bagi GenZI agar ada yang menegur, ada teladan, sebab keteladanan itu mengarahkan pada kebaikan/kesalehan. “Kalau pejabat itu bukan teladan karena korup, bahkan tokoh agama juga suka bertengkar,” katanya.

Alumni jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Jakarta itu mengatakan “power” lain bagi GenZI adalah fokus pada tujuan. “Islam itu mengajarkan khusyuk, artinya fokus pada tujuan, fokus pada kebutuhan. Kalau bisa fokus, bisa khusyuk, akan cepat sukses,” kata Habib Ja’far yang juga sempat meluncurkan ‘Ngaji Soccer’ di Al-Akbar Mini Soccer.

“Power” GenZI yang lain adalah beriman saat muda dan sadar kematian. “Ashabul kahfi itu istimewa karena beriman saat usia muda. Dari 36 laki-laki yang pertama masuk Islam atau Assabiquna Awwalin itu ada 24 GenZI, 10 milenial, dan hanya dua generasi tua, termasuk Sayyidina Hamzah,” katanya.

Artinya, anak muda yang beriman itu sangat istimewa, karena dia bisa selamat akibat selalu melibatkan Allah dalam hidupnya, sehingga saat sendirian tidak seenaknya, saat komen di medsos juga nggak seenaknya, aurat juga nggak seenaknya. “Medsos itu punya algoritma, kalau kita selalu comment negatif, ya akan terima share info negatif,” katanya.

Ia menambahkan sadar kematian juga “power” penting bagi genZI, bukan bermaksud menakut-nakuti, namun kesadaran akan kematian akan dapat membuat hidup lebih berkah, atau lebih baik dunia-akhirat, atau berusaha hidup lebih baik, sehingga kehidupannya lebih manfaat.

“Nabi Muhammad menyatakan Allah itu takjub kepada anak muda (GenZI) yang mampu menjaga diri dari ‘shofwa’ atau kecenderungan kepada hal-hal yang minimal sia-sia dan maksimal negatif/maksiat, karena setiap anak muda itu diberi shofwa sebagai ujian. Dalam hadits lain juga disebutkan Allah itu bangga kepada orang tua yang taat, tapi lebih bangga kepada anak muda yang taat,” katanya.

Oleh karena itu, Habib Ja’far Al-Hadad mengaku lebih suka berdakwah kepada anak-anak muda. “Karena itu, Majelis Subuh GenZI ini luar biasa, karena anak-anak muda sudah ke masjid di waktu subuh untuk ngaji, melawan rasa kantuk, melawan lelah, bukan rebahan atau main game. Ini menerobos shofwa yang luar biasa, ini cara Allah rindu. Inilah The Power of GenZI itu,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rais Aam PBNU, Menag, dan Mensos Hadiri Pembukaan Munas Alumni IPNU di Bondowoso
Next Article Habib Ja’far: “Ngaji Soccer” MAS itu Dakwah bil Hikmah yang Kreatif

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?