By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

06/03/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PWNU Jawa Timur meminta Intelektual NU mengembangkan dakwah Islam berbasis riset, karena kebenaran di era digital hanya berbasis viral yang belum tentu benar, sehingga LPTNU perlu mengembangkan riset untuk dakwah Islam Rahmatan lil Alamin.

“Selama ini, LPTNU masih kurang akhdzu bil jadidil aslah (mengambil hal-hal baru yang lebih baik), karena masih muhafadzatu ‘alal qadimis shalih (memelihara tradisi lama yang baik),” kata Wakil Ketua LPTNU PWNU Jatim Prof Dr Abdul Malik Karim Amrullah MPdI dalam Ngaji Kentong Ramadhan 1447 H di Kantor PWNU Jatim, Kamis (5/3) petang.

Dalam Ngaji Kentong Ramadhan 1447 H PWNU Jatim bertema “Branding Pendidikan Tinggi NU” yang didampingi Sekretaris LPTNU PWNU Jatim Dr Winarto Eka Wahyudi MPdI itu, ia menjelaskan intelektual NU perlu mengangkat dakwah berbasis riset melalui produk intelektual (riset) sebagai “branding” NU.

“Sejak awal kelahirannya, pendirian NU itu sudah merupakan respons global yang dilakukan KH Wahab Chasbullah melalui Komite Hijaz bersama H Hasan Gipo, tapi saat ini belum ada branding NU yang mengglobal, karena itu riset oleh LPTNU sudah saatnya menjadi bahan utama untuk dimunculkan ke global lewat media, bukan sebatas jurnal, karena era-nya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pengurus LPTNU PWNU Jatim Dr. Siti Nur Husnul Yusmiati STP., M.Kes melaporkan adanya hasil kajian ilmiah mengenai teknik sembelihan. Sembelihan secara syariah, dengan bismillah, ada handling ramah terhadap hewan yang disembelih akan menghasilkan daging yang lebih berkualitas dan kandungan gizi yang lebih baik.

“Puasa secara riset juga menunjukkan adanya fenomena Autofagi yakni proses daur ulang secara mandiri dalam sel-sel otak untuk membuang bagian yang rusak dan membersihkan sampah metabolisme, jadi puasa justru membantu otak melakukan proses pembersihan besar-besaran, sehingga otak tambah segar dan sehat,” kata Siti Nur Husnul yang juga penggagas ‘Halal Center’ di ISNU dan DMI Jatim itu.

Hasil riset tentang ajaran Islam yang dicontohkan Dr. Siti Nur Husnul Yusmiati STP., M.Kes itu dinilai Prof Dr Abdul Malik Karim Amrullah MPdI sebagai contoh yang perlu dikembangkan LPTNU, karena perguruan tinggi pertama di dunia Islam yang berdiri di Marokko juga berbasis masjid atau spiritual.

Hal yang sama juga didorong oleh Sekretaris LPTNU PWNU Jatim Dr Winarto Eka Wahyudi MPDdI. “InSya-Allah, PTNU di Jatim sudah ada 119 PTNU dan berada di semua cabang, karena itu perlu pengembangan potensi/riset, agar NU lebih berkembang pada Abad Kedua setelah para muassis berhasil sampai Satu Abad Pertama, jadi sampai menurun di Abad Kedua, apalagi era AI lebih mementingkan algoritma daripada proses,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Prof Ali Azis: Ekspresi itu meniru Rasulullah, Ekspresi itu terapi mental
Next Article Ceramah Subuh di Masjid Al-Akbar, Menag: Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?