By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh
Nahdliyyin

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

07/03/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya puasa jasmani dari lapar dan haus, namun juga “puasa” dari menebar konten yang tidak saleh.

“Dalam pandangan Kiai Sholeh Darat, yang merupakan guru Hadratussyeikh Kiai Hasyim Asy’ari, bahwa puasa tidak hanya menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, tapi juga menahan hawa nafsu dan menjaga perilaku,” kata Wakil Ketua LTN PWNU Jatim, HA Karomi, dalam Ngaji Kentong Ramadhan di PWNU Jatim, Surabaya, Jumat (6/3).

Dalam ngaji yang juga menghadirkan Ketua LTN PWNU Jatim H Helmy M Noor dan Wakil Ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) PWNU Jatim Dr H Abu Zarrin Al-Hamidy MAg itu, Karomi menjelaskan pihaknya menggali khazanah pemikiran ulama Nusantara dengan mengusung tema “Urgensitas Puasa Ruhani menurut KH Sholeh Darat”.

“Menurut Kiai Sholeh Darat, puasa memiliki tiga tingkatan. Pertama, puasa orang umum yang hanya menahan lapar dan dahaga. Kedua, puasa khusus yang juga menjaga diri dari perbuatan buruk seperti ghibah dan dusta. Ketiga, puasa khususil khusus, yakni puasa orang-orang yang hatinya senantiasa terhubung dengan Allah,” katannya.

Dalam konteks kekinian, pandangan Kiai Sholeh Darat itu sangat relevan di era digital. “Jadi, puasa hendaknya tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan perilaku, termasuk saat bermedia sosial agar tidak menyebarkan kebencian, hoaks, maupun provokasi,” katanya.

Padahal, salah satu karya KH Sholeh Darat yang terkenal adalah Tafsir Faidurrahman yang ditulis menggunakan bahasa Jawa dengan aksara Pegonitu sudah berusia satu abad lebih. “Beliau sangat intens memperkenlkan ajaran Islam dengan pendekatan local wisdom (Bahasa Jawa) agar masyarakat lebih mudah memahami kandungan Al-Qur’an, apalagi RA Kartini juga muridnya,” katanya.

Dalam pengantarnya, Ketua LTNNU Jatim, H Helmy M Noor, menjelaskan salah satu ikhtiar LTNNU Jatim adalah menghidupkan kembali khazanah kitab klasik agar tetap relevan dengan kehidupan generasi masa kini.

“Kajian turats (manuskrip klasik) itu penting dilakukan agar generasi masa kini tetap terhubung dengan tradisi keilmuan ulama terdahulu, namun tetap memahami nilai-nilai Islam dengan pendekatan yang kontekstual yang ramah GenZI,” kata
pendiri Pondok Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) PWNU Jatim Dr H Abu Zarrin Al-Hamidy MAg menekankan pentingnya fungsi sosial masjid. “Fungsi masjid tidak hanya dilaksanakan untuk ritual ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana sosial dalam membangun silaturahmi antar anggota masyarakat,” ujarnya.

Ia menyadari di beberapa tempat, masih ada masjid yang hanya dibuka saat waktu shalat lima waktu. “Hal itu tidak serta-merta dapat disalahkan. Bisa jadi karena pengurusnya terbatas atau karena faktor keamanan, misalnya pernah terjadi kehilangan sehingga pengelola masjid harus membatasi waktu buka, tapi saya yakin para takmir masjid akan menyambut baik anjuran pemerintah untuk membantu pemudik yang kelelahan di jalan,” ujarnya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ceramah Subuh di Masjid Al-Akbar, Menag: Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Next Article KH M Haris Munawir Terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Perak

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol
PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin
Menakar Usulan Kiai Sepuh dalam Penyusunan AHWA
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
Nahdliyyin

MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN

13/08/2026
Nahdliyyin

Sukseskan Muktamar 35 NU, HPN Perkuat Ekosistem Bisnis Nahdliyin dengan Rembug Saudagar

13/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?