By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Uncategorized > Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Uncategorized

Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso

10/07/2026 Uncategorized
SHARE

Jember, radar96.com – Kesibukan memimpin Kabupaten Bondowoso tidak menghalangi Bupati Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. untuk terus menempuh pendidikan dengan berhasil menuntaskan studi doktor pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember yang resmi diwisuda bersama ratusan lulusan, Kamis (9/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hamid didapuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili para wisudawan. Sebelum memulai sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin mengirimkan doa untuk dua tokoh akademik UIN KHAS Jember yang telah wafat, yakni Rektor UIN KHAS Jember Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., serta Ketua Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Dr. Ishak, M.Ag.

“Semoga amal ibadah, ilmu, dan dedikasi mulia yang telah ditorehkan para almarhum dinilai sebagai amal jariah di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Bupati mengungkapkan, perjalanan menyelesaikan pendidikan doktor bukanlah hal mudah. Di tengah tanggung jawab memimpin daerah, ia harus membagi waktu antara tugas pemerintahan dengan aktivitas akademik, mulai membaca referensi, melakukan penelitian, berdiskusi dengan promotor, hingga menyelesaikan disertasi.

“Bagi kami, perjalanan menuntut ilmu ini bukanlah jalan yang sederhana. Di tengah tanggung jawab besar yang kami hadapi, setiap hari ada perjuangan menyediakan waktu untuk belajar, melakukan penelitian, bertukar pikiran, hingga akhirnya mampu menyelesaikan tugas akhir,” ujarnya.

Menurutnya, banyak pengorbanan yang harus dilakukan mahasiswa yang menempuh pendidikan sambil bekerja. Waktu istirahat berkurang, tenaga dan pikiran terbagi, bahkan tidak jarang muncul rasa lelah dan ingin menyerah. Namun seluruh perjuangan tersebut terbayar saat berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Ada banyak waktu istirahat yang harus kami pangkas. Banyak pengorbanan yang harus kami lakukan. Bahkan ada saat-saat kami hampir menyerah. Namun hari ini semua perjuangan itu bermetamorfosis menjadi kebanggaan,” katanya.

Abdul Hamid menegaskan, gelar doktor bukanlah simbol kebanggaan semata, melainkan amanah intelektual yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Semakin tinggi pohon ilmu yang kita rengkuh, maka semakin rendah hati pula kita dalam mengamalkannya. Gelar yang kita peroleh hari ini merupakan awal dari tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para wisudawan bahwa ilmu pengetahuan akan kehilangan makna apabila tidak memberikan manfaat bagi sesama.

“Sebab apa artinya memperoleh gelar akademik jika tidak mampu meningkatkan martabat sesama dan menghadirkan cahaya di tengah berbagai persoalan masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Abdul Hamid turut menyampaikan terima kasih kepada para dosen, promotor, kopromotor, tenaga kependidikan, keluarga, serta seluruh sivitas akademika UIN KHAS Jember yang telah mendampingi proses pendidikan hingga selesai.

Mengakhiri sambutannya, ia mengutip nasihat Imam Syafi’i bahwa siapa pun yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat harus menempuh jalan ilmu. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu demi kemajuan masyarakat.

Bagi Abdul Hamid Wahid, keberhasilan meraih gelar doktor menjadi bukti bahwa amanah sebagai kepala daerah tidak menghalangi seseorang untuk terus belajar. Justru, ilmu pengetahuan menjadi bekal penting dalam menghadirkan kepemimpinan yang lebih berkualitas, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

195 Mahasiswa IAI Shofa Marwa Jember Bawa Tradisi Pesantren ke Kampus

Dzurriyah Hasan Gipo: Kiai Miftah-Gus Kikin jadi Paket Ideal Awali Abad Kedua NU

FKDT Bondowoso Gelar Maulid Nabi dan Apresiasi Pemenang Porsadin VII 2026

Majelis Alumni IPNU Madiun Minta Meninggalnya Serda Ahmad Muzammul Diusut Transparan

PW IPPNU Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MANIFESTO TAMBAKBERAS 2026
Next Article PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS
Milenial
NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol
PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi
Nahdliyyin

You Might also Like

Uncategorized

TK At-Taqwa Bondowoso Peringati Maulid Nabi dengan Festival Ancak Ceria

10/09/2026
Uncategorized

Kasus Keracunan MBG di Jatim, Perindo Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola dan Skema Distribusi

03/09/2026
Uncategorized

Estafet, Bukan Reset: Menjaga Keberlanjutan Aset dan Program NU di Setiap Pergantian Kepengurusan

03/09/2026
Uncategorized

Melalui Nawa Pradana Baznas Jatim Buka Kolaborasi dengan LAZISNU

31/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?