By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Perwakilan Mahasiswa Sudan yang Dievakuasi, Diterima LPT PBNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Perwakilan Mahasiswa Sudan yang Dievakuasi, Diterima LPT PBNU
Milenial

Perwakilan Mahasiswa Sudan yang Dievakuasi, Diterima LPT PBNU

05/05/2023 Milenial
Rombongan perwakilan mahasiswa yang baru saja dievakuasi dari wilayah perang di Sudan tersebut bersilaturahim ke kantor LPT PBNU di Jl Kramat Raya 164 Jakarta pada Selasa (2/5/2023). (Foto: NU Online)
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Konflik perang saudara di Sudan menimbulkan ketidakstabilan negara tersebut. Banyak negara telah menarik warganya dari Sudan karena faktor ketidakamanan yang diakibatkan perang yang terjadi. Indonesia termasuk negara yang mengevakuasi warganya untuk meninggalkan negara tersebut secepatnya.

Di antara WNI yang dievakuasi secara besar-besaran tersebut merupakan kelompok mahasiswa yang sedang belajar di beberapa universitas di Sudan, yang berjumlah sekitar 800 orang. Keberadaan para mahasiswa di Sudan tersebut pada umumnya tugas belajar melalui skema beasiswa, dan sebagian lainnya studi dengan biaya mandiri.

Sebagai dampak perang di Sudan, kelancaran belajar dan kelanjutan studi mereka terganggu. Rombongan perwakilan mahasiswa yang baru saja dievakuasi dari wilayah perang di Sudan tersebut bersilaturahim ke kantor LPT PBNU di Jl Kramat Raya 164 Jakarta pada Selasa (2/5/2023).

Mereka bertemu pengurus LPT PBNU guna menyampaikan kondisi mereka untuk mendapatkan nasihat dan arahan terkait kelanjutan pendidikannya.

Rombongan dipimpin oleh Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Sudan Althof Madani Ahsin dan Achmad Fauzi. Rombongan diterima langsung Ketua LPT PBNU Prof Ainun Na’im, dengan didampingi oleh pengurus LPT PBNU lainnya, yakni Widya Priyahita, Ifan Haryanto, Rif’an, dan tim kesekretariatan.

Para mahasiswa menyampaikan kondisi mereka saat terjadi perang, dievakuasi, hingga sampai ke tanah air. Mereka juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum kembali ke daerah masing-masing setelah dievakuasi TNI AU dari Sudan. Mereka mengutamakan terlebih dahulu berkunjung ke LPT PBNU untuk mohon nasihat, masukan dan saran terkait kelanjutan studi mereka.

Prof Ainun menanyakan rencana dan keinginan para mahasiswa dalam waktu dekat. Pertanyaan tersebut direspons para mahasiswa dengan harapan keberlangsungan studi mereka karena ditengarai bahwa konflik di Sudan akan berlangsung lama.

Menanggapi respons para mahasiswa tersebut, Prof Ainun menyampaikan tentang terbukanya pilihan melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi di Indonesia, dengan program-program studi yang relevan dengan program studi yang diambil di Sudan.

Menanggapi itu, Widya Priyahita menyampaikan bahwa opsi ini merupakan peluang yang memudahkan mahasiswa melanjutkan proses pembelajaran tanpa harus mengulang dari awal.

“LPTNU siap membantu wabil khusus jika mereka memilih opsi untuk melanjutkan studi di salah satu PTNU anggota LPTNU,” katanya.
Sementara itu, Ifan Haryanto menambahkan, walau opsi melanjutkan studi ke negara lain masih terbuka, tetapi opsi melanjutkan studi di dalam negeri menjadi salah satu pilihan yang lebih efisien dan realistis.

Sebagaimana diketahui, Konflik militer di Sudan antara militer Sudan dan Paramiliter Sudan Rapid Support Forces (RSF) mulai terjadi pada tanggal 15 April 2023. Konflik tersebut mengancam situasi keamanan di Sudan sehingga KBRI Khartoum menetapkan status Siaga II pada tanggal 16 April 2023.

Dengan meningkatnya eskalasi konflik tersebut, pada tanggal 20 April 2023, KBRI Khartoum menetapkan status Siaga I. Kementerian Luar Negeri pun langsung mengevakuasi pada Ahad (23/5/2023) dari Sudan. Ratusan WNI itu tiba di Indonesia secara bertahap, mulai tanggal 28 April 2023, 30 April 2023, 1 Mei 2023, hingga 2 Mei 2023. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/lpt-pbnu-terima-perwakilan-mahasiswa-sudan-yang-dievakuasi-bahas-nasib-studi-t5NGQ

Iklan.

You Might Also Like

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah minta 1.450 PNS Pemprov Jatim yang Disumpah Berorientasi pada Pelayanan dan Pancasila
Next Article Kemendes dan Pusat Studi Pengembangan Pedesaan Unesa bahas Kebijakan SDGs Desa

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
Milenial

SMP Khadijah Surabaya Cetak Kader Pemimpin NU Abad Kedua lewat IPNU-IPPNU

23/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?