By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Keren, Semua Prodi di Unusa Miliki Skema Sertifikasi Kompetensi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Keren, Semua Prodi di Unusa Miliki Skema Sertifikasi Kompetensi
Milenial

Keren, Semua Prodi di Unusa Miliki Skema Sertifikasi Kompetensi

07/07/2023 Milenial
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Pentingnya sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa sangatlah signifikan dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif. Sertifikasi kompetensi menjadi bukti konkret yang menunjukkan bahwa seorang mahasiswa memiliki keterampilan dan pengetahuan yang relevan dalam bidang tertentu. Sertifikasi ini memberikan validasi objektif terhadap kemampuan yang dimiliki mahasiswa dan dapat membedakannya dari pesaing lainnya dalam dunia kerja.

Hal ini yang memotivasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) untuk menambah skema di masing-masing Program Studi (Prodi). Tujuannya agar semua Prodi di Unusa memiliki skema sertifikasi kompetensi bagi mahasiswanya. Berkat semangat itulah, Unusa menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang semua Prodinya memiliki skema sertifikasi kompetensi.

“Unusa satu-satunya kampus Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki skema di masing-masing Prodinya. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unusa menjadi inspirasi bagi kampus NU di Indonesia,” ungkap Wakil Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Miftakul Azis, saat memberikan materi Kebijakan Sistem Sertifikasi Kompetensi pada kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi di Kafe Fastron Lantai 3 Tower Unusa, Kampus B, Jl. Jemursari Surabaya, Kamis (06/07/23) petang.

Aziz menambahkan, BNSP mengajak semua perguruan tinggi untuk mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi, yang nantinya dapat melahirkan asesor kompetensi, sehingga bisa menyertifikasi kompetensi mahasiswanya.

“Karena memiliki sertifikasi kompetensi dapat memberikan keunggulan tambahan. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa seorang mahasiswa telah mengikuti pelatihan dan berhasil lulus dalam bidang tertentu, yang akan meningkatkan daya tarik mereka bagi perusahaan atau organisasi yang mencari kandidat dengan kemampuan khusus,” tambahnya.

Selain itu, Aziz juga mengingatkan kepada para peserta asesor pelatihan kompetensi, bahwa tugas seorang asesor kompetensi adalah melakukan penilaian dan evaluasi terhadap kemampuan dan kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Asesor kompetensi harus memahami standar kompetensi yang berlaku dalam bidang yang sedang dinilai. Mereka perlu mengkaji dokumen-dokumen referensi, seperti kerangka kualifikasi, unit kompetensi, atau deskripsi pekerjaan, untuk menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan.

“Tugas seorang asesor kompetensi dapat berbeda tergantung pada konteksnya, seperti asesor dalam pendidikan formal, asesor dalam lingkungan kerja, atau asesor yang bekerja secara independen. Namun, fokus umumnya tetap pada penilaian kemampuan dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan kompetensi individu,” ungkapnya.

Direktur LSP Unusa, Ir. Sukemi mengatakan, bahwa kegiatan terdiri dari dua rangkaian yakni pelatihan dan ujian. Kegiatan ini awalnya dilaksanakan selama lima hari namun ditambah menjadi enam hari karena melihat kesibukan para asesor kompetensi yang beragam sehingga kita berikan waktu lebih, LSP Unusa terus mensupport peningkatan kualitas para asesor kompetensi. Saat ini Unusa sudah memiliki skema yang mewakili masing-masing Prodi.

“Alhamdulillah, Unusa memiliki 31 Skema Sertifikasi sehingga dari banyaknya skema diperlukan juga banyak asesor yang profesional untuk memastikan kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung mahasiswa mendapat jenjang karir yang diinginkan setelah lulus nantinya. Pelaksanaan Pelatihan Asesor Kompetensi ini menghadirkan Prapto Rusianto, MPsi, Psi dan Dr Sumiati, MM sebagai Master Asesor BNSP. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kualitas penguji dan mewujudkan tenaga-tenaga asesor kompetensi yang profesional dalam keahlian masing-masing sesuai skema yang dimiliki,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Sekretaris LPTNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Suaedy menyampaikan bahwa sampai saat ini tercatat ada sekitar 500 perguruan tinggi yang berafiliasi dengan NU. Namun, baru ada 300 perguruan tinggi yang secara formal terhubung dengan NU, 40-an di antaranya yang langsung di bawah manajemen PBNU.

“Dari ratusan perguruan tinggi yang ada, 90 persen di antaranya berada di Pulau Jawa dari sisi lokasinya dan 90 persen perguruan tinggi yang hanya fokus pada studi agama. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya untuk melakukan pemerataan, baik secara jumlah untuk di luar Jawa, maupun secara program studi,” ungkapnya saat Konferensi Pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPTNU dan Konferensi Pendidikan Tinggi NU di Santika Dyandra Convention Center, Medan, Sumatra Utara, Rabu (08/03/23).

Iklan.

You Might Also Like

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article AMSI Siap Adopsi Trustworthy News Indicators, 29 Media AMSI Awali Adopsi Trusted, bukan Viewer
Next Article Tim Filantropi NBI Bagikan Ratusan Sembako di Kecamatan “Elite” Mulyorejo

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
Milenial

SMP Khadijah Surabaya Cetak Kader Pemimpin NU Abad Kedua lewat IPNU-IPPNU

23/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?