TulungAgung, radar96.com – Memasuki Ramadhan ke-19, Jami’iyah Ahli Thoriqoh Al Muktabaroh An Nahdliyah (Jatman) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melaksanakan bakti sosial potong rambut gratis, Rabu (19/3/2025).
Kegiatan salah satu badan otonom NU yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan, Desa Kendal, Kecamatan Gondang tersebut diikuti oleh 90 santri putra, sejak bakda sholat Dzuhur hingga menjelang Magrib.

Wakil Ketua Jatman Kabupaten Tulungagung, KH. Moh. Siswandi, menjelaskan dipilihnya pondok pesantren untuk kegiatan potong rambut gratis didasari atas rasa sosial terhadap para santri. Selain itu pondok pesantren juga jarang tersentuh dengan kegiatan sosial.
“Dengan adanya potong rambut gratis ini semoga menjadikan uang jajan santri tidak berkurang karena jika potong di tempat potong rambut, minimal ongkos yang dibayarkan adalah 10.000”, terang KH. Siswandi.
“Sesuai yang disampaikan oleh pengasuh,bahwa jadwal kepulangan santri adalah hari Jumat (21/3), maka harapan kami dengan adanya potong rambut ini, ketika santri pulang ke rumah, kondisinya akan terlihat rapi, bersih dan yang pasti akan bertambah gagah karena rambutnya telah dipotong”, tambahnya, tersenyum.
Seluruh santri yang mengikuti potong rambut gratis terlihat sangat antusias dan merasa sangat senang dengan adanya program yang di gagas oleh Jatman Kabupaten Tulungagung tersebut.
Salah satu santri yang tidak berkenan disebutkan namanya hingga menyampaikan harapannya agar setiap bulan ada potong rambut gratis.
“Semoga setiap bulan beliau kesini lagi untuk potong rambut gratis. Kan alhamdulillah tidak mengurangi uang saku untuk jajan, dan kita juga dapat bonus menjadi terlihat ganteng”, uangkapnya dengan di amini oleh santri lainnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan, Desa Kendal, KH. Ahmad Soim, yang juga menjadi Ketua Da’i Polres Tulungagung, menyampaikan ucapan terima kepada Pengurus Jatman Tulungagung atas kegiatan baksos yang dilaksanakan di pesantren asuhannya.
“Ini adalah program yang sangat mulia dan perlu didukung semua pihak. Mengingat kegiatan ini gratis maka harus ada dukungan dari berbagai donator yang bingung untuk mentasarufkan dana jariyahnya. Insya Alloh, dana jariyah yang di donaturkan kepada Jatman Tulungagung untuk program seperti ini akan menjadi jariyah yang kelak dapat menjadi penguat timbangan di yaumil hisab,” kata KH. Soim.
Menjelang magrib potong rambut telah selesai seluruhnya dan dilanjutkan dengan menyantap menu berbuka yang telah disiapkan oleh pondok dan sholat magrib berjamaah. (*/mlq)



