By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Misi Kemanusiaan, Unusa Terjunkan Tim Relawan Erupsi Gunung Semeru
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Misi Kemanusiaan, Unusa Terjunkan Tim Relawan Erupsi Gunung Semeru
Sospol

Misi Kemanusiaan, Unusa Terjunkan Tim Relawan Erupsi Gunung Semeru

26/11/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Mengemban misi kepedulian sosial dan kemanusiaan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memberangkatkan tim relawan bencana untuk membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Tim relawan berangkat pada Rabu (26/11) pagi dari Kampus B Unusa.


Pemberangkatan dilakukan oleh Wakil Rektor I Unusa, Prof Dr Eng Ir Ahmad Rusdiansyah, MEng, CSCP, CLTD, IPU. Dalam sambutan pemberangkatan itu Warek I menekankan pentingnya menjaga komitmen kemanusiaan dan menjalankan tugas dengan penuh empati.


“Bekerjalah dengan maksimal. Bantu masyarakat sebaik mungkin, dan tetap jaga kesehatan. Kondisi di lapangan tentu tidak mudah. Semoga teman-teman relawan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga terdampak,” pesannya.


Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin, SSi, MPhil, PhD, menjelaskan, masa tanggap darurat Pemerintah Kabupaten Lumajang masih berlangsung beberapa hari ke depan. Karena itu, durasi tugas relawan menyesuaikan kebijakan tersebut.
“Pemerintah Lumajang memperkirakan masa tanggap bencana sekitar 3-4 hari lagi. Kami menyesuaikan dengan itu. Jika masa tanggap diperpanjang, Unusa sudah menyiapkan kloter kedua yang siap diberangkatkan sewaktu-waktu,” terangnya.


Tim yang dikirim berjumlah 12 orang, terdiri dari 10 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Mereka akan bertugas selama 3-4 hari untuk memberikan layanan kesehatan, pendampingan gizi, serta dukungan bagi kelompok rentan di wilayah bencana.


Adapun mahasiswa yang diberangkatkan berasal dari S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Gizi, S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S1 Keperawatan, serta anggota UKM Mahasiswa Siaga Bencana (Magana).


Magana merupakan UKM khusus kebencanaan di Unusa yang telah mendapatkan berbagai pelatihan bersama BPBD Jawa Timur. Melalui pembekalan tersebut, para mahasiswa dibekali kemampuan dasar penanganan bencana sehingga siap diterjunkan ketika terjadi keadaan darurat.
Rizki Amalia, SST, MPH, selaku dosen Unusa sekaligus Manajer Program Unusa UNICEF menyampaikan, pengiriman relawan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi kerja sama antara Unusa dan UNICEF terkait Program Rencana Kontingensi.


“Dinas Kesehatan Lumajang meminta dukungan relawan dari Unusa. Permintaan ini sejalan dengan kerja sama rencana kontingensi Unusa-UNICEF di Lumajang, sehingga keberangkatan ini menjadi realisasi konkret dari program tersebut,” paparnya.
Di lokasi bencana, Tim Relawan Unusa akan fokus pada layanan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), pemeriksaan tumbuh kembang anak, serta penyusunan kebutuhan gizi lansia.


Mereka akan bertugas di kawasan dengan radius 10 kilometer dari titik terdampak. Saat ini belum tersedia dapur PMBA maupun layanan pemeriksaan kesehatan anak di wilayah tersebut, sehingga kehadiran tim Unusa menjadi sangat strategis.

Iklan.

You Might Also Like

Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

Koperasi Pondok Pesantren Nurul Hijrah Salurkan CSR Bangun Sumur Bor di Desa Alur

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Perkuat Ekosistem Ekonomi Pesantren, OTC ITS Siap Diluncurkan
Next Article OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri
Nahdliyyin
Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia
Sospol
MELAMPAUI ELEKTORAL
Kolom Opini
Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

15/10/2026
Sospol

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

13/10/2026
Sospol

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

08/10/2026
Sospol

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

07/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?