By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Istri Presiden keempat Rl Gus Dur, Nyai Sinta Nuriyah, menggelar Sahur Keliling di Pondok Al-Khoiriyah Seblak Diwek, Minggu (1/3) dini hari. Sedikitnya, 300 undangan menghadiri acara bertema “Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi” itu.

Kegiatan yang digelar bekerjasama dengan Puan Amal Hayati dan Gusdurian Jombang itu tampak dihadiri pejabat pemerintahan, warga sekitar, santri, kaum marjinal dan perwakilan lintas iman.

Acara diramaikan dengan tampilan barongsai Anakonda Jombang dan sanggar tari Wilwatikta, termasuk tampilan hadrah Qolbu Qur’an dari santri Pondok Seblak.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan menyanyikan lndonesia Raya dan mars Syubanul Wathan. Dilanjutkan pembacaan ayat-ayat al-Quran oleh siswi tunanetra dari SLB Muhammadiyah Jombang.

Ketua Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak Hj Rika Fauziyah Andarini menegaskan, Seblak bukan asing lagi bagi Nyai Sinta. “Karena dulu almarhum Gus Dur pernah mengajar bahasa Arab di madrasah Seblak sini,” ujarnya.

Dirinya berharap jalinan ukhuwah yang sudah ada dijaga dengan baik. “Semoga para hadirin bisa meneladani lbu Nyai Sinta dalam merangkul semua elemen masyarakat, sudah 26 tahun berkeliling menggelar sahur keliling ini,” imbuhnya.

Saat menyampaikan tausiyah, Nyai Sinta mengakui melakukan sahur keliling sejak 26 tahun silam. “Saat masih mendampingi almarhum Gus Dur sebagai Presiden keempat Rl,” ujarnya.

Dia mengakui sahur bersama kaum marjinal dan dhuafa. “Di Jakarta saya sahur bersama para kuli bangunan, mbok-mbok penjual di pasar maupun di terminal, bahkan di kolong jembatan,” imbuhnya.

Hal itu diakui dilakukan tidak dengan mudah. “Karena yang tinggal di Indonesia berbeda-beda dari suku dan agamanya,” imbuhnya.

Fakta ini, lanjutnya, mengharuskan anak bangsa lndonesia rukun satu sama lain. “Karena kita pada hakikatnya satu, jadi tidak perlu gontok-gontokan,” pesannya.

“Sehingga hanya kursi dewan yang boleh diperebutkan, asal tidak dipakai untuk memecahbelah bangsa dan negara,” ujarnya. “Tapi sebaliknya, harus digunakan membangun bangsa,” tandasnya.

Dia optimis lndonesia akan bisa membangun dan menjadi bangsa besar. “Asal kita bisa rukun dan bersatu dengan semua elemen bangsa meski berbeda,” pungkasnya.

Rangkaian acara ditutup dengan jamaah shalat Subuh. Sesi ini dipimpin Dr H Muhajir, Kepala Kemenag Jombang, sebagai imam shalat. (*/muk)

Iklan.

You Might Also Like

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”
Next Article Ngaji “Spirit of Ramadhan” di Masjid Al-Akbar, Hanan Attaki: Tiga Cara “Caper Allah”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan
Nahdliyyin
IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital
Milenial
NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader
Nahdliyyin
Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

07/10/2026
Nahdliyyin

Ansor Bondowoso Dorong Kemandirian Petani Muda Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

06/10/2026
Nahdliyyin

IPPNU Jatim Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Pelajar dengan BAZNAS Jatim

06/10/2026
Nahdliyyin

Konsolidasi di Bangkalan, ISNU Jatim Doakan PBNU dan Ziarah ke Maqbaroh Syaichona Cholil

06/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?