Bondowoso, radar96.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, berlangsung penuh makna. Bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, jamaah tersebut menggelar santunan bagi puluhan anak yatim, Kamis (18/6/2026) malam.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan itu dihadiri para pengurus jamaah, tokoh agama, anggota, serta masyarakat sekitar. Puluhan anak yatim tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh kebahagiaan dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan.
Bagi Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah, santunan anak yatim bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi sejak pertama kali berdiri dan terus dipertahankan hingga memasuki usia ke-19 tahun.
Ketua Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah, Setyo Budi, mengatakan tradisi berbagi kepada anak yatim merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial yang selama ini menjadi salah satu nilai utama dalam jamaah.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kegiatan santunan selama hampir dua dekade merupakan hasil kebersamaan seluruh anggota yang terus mendukung berbagai program kemasyarakatan yang dijalankan organisasi.
“Santunan ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan kami. Alhamdulillah tahun ini memasuki pelaksanaan yang ke-19 dan masih terus bisa berjalan berkat dukungan seluruh jamaah,” ujar Budi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Bondowoso.
Saat ini, katanya, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah memiliki sekitar 300 anggota yang tersebar di wilayah Kecamatan Grujugan. Jumlah tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga eksistensi kegiatan sosial dan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Selain menggalang kebersamaan melalui kegiatan keagamaan, jamaah juga aktif mendorong budaya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan kepada anak yatim tahun ini berasal dari sebagian rezeki yang disisihkan secara sukarela oleh Setyo Budi bersama sejumlah anggota jamaah.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyalurkan bantuan berupa beras kemasan 5 kilogram kepada para anggota jamaah, tamu undangan, dan anak-anak yatim yang hadir. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur menyambut Tahun Baru Islam.
Pembagian bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari para penerima. Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu dengan adanya program sosial yang rutin digelar setiap tahun tersebut.
Tak hanya bergerak di bidang sosial, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah juga dikenal aktif dalam kegiatan dakwah dan pembacaan sholawat. Agenda tersebut secara rutin dilaksanakan setiap malam Jumat Kliwon dan menjadi wadah silaturahmi bagi para anggota jamaah.
“Selain santunan tahunan, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah juga rutin menggelar kegiatan sholawat bersama setiap bulan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam Jumat Kliwon dan menjadi agenda tetap yang selalu diikuti para anggota jamaah,” ungkap Legislator DPRD Bondowoso tersebut.
Melalui peringatan HUT ke-19 dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah berharap nilai kepedulian sosial, ukhuwah Islamiyah, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan sosial maupun keagamaan yang telah berjalan selama ini bisa terus berlanjut. Semoga membawa keberkahan bagi anak-anak yatim, jamaah, dan masyarakat luas,” pungkas Setyo Budi. (*/Rif)


