By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Fahrur sodorkan empat kriteria Rais Aam PBNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Fahrur sodorkan empat kriteria Rais Aam PBNU
Nahdliyyin

Gus Fahrur sodorkan empat kriteria Rais Aam PBNU

25/10/2021 Nahdliyyin
Gus Fahrur (2/kiri) bersama KH Miftahul Akhyar, alm KH Idris Marzuki, dan KH Aziz Mansur di Masjid NU "DJIE" di Beijing, China, tahun 2002. (*/dokpri)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Wakil Ketua PWNU Jatim dan wakil sekjen DPP MUI, Dr. H. Ahmad Fahrur Rozi, menyodorkan empat kriteria Rais Aam PBNU dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung pada 23-25 Desember 2021.

“Menurut hemat kami, sosok calon Rois Am sebetulnya lebih penting daripada ketum PBNU, karena Rais Aam menurut AD/ART NU merupakan pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama, segala petuah dan keputusannya harus dihormati oleh warga NU,” katanya di Surabaya, Senin.

Karena itulah, dibutuhkan figur yang mumpuni untuk mengemban amanah tersebut. Rais ‘aam itu bukan hanya sekedar jabatan kepengurusan tertinggi di jam’iyah Nahdlatul Ulama, tapi merupakan maqam atau kedudukan khusus untuk seseorang yang memiliki kualifikasi yang memadai.

“Menurut KH Makruf Amin sebelum muktamar NU ke 33 di Jombang pada 2015, Rais aam itu jabatan yang tidak boleh diperebutkan, tapi harus dicari seseorang yang memiliki kualifikasi seperti itu, yang menurut beliau layak disebut sebagai shahibul maqam,” katanya.

Mengutip pokok pemikiran KH Makruf Amin dalam Muktamar ke-33 di Jombang (2015) itu, Gus Fahrur yang mantan Wakil Ketua RMI PBNU (2005-2015) dan juga pengasuh Pesantren Annur 1 Bululawang Malang menyebutkan empat kriteria yakni Faqih, Munadzim, Muharrik, dan Mutawarri’.

“Faqih artinya seorang Rais Aam harus mendalam penguasaan keagamaannya, terutama dalam ilmu fiqh. Karena rais ‘aam lah yang mengarahkan jalannya organisasi tertinggi, termasuk dalam hal keagamaan. Bagaimana seseorang bisa menjadi pengarah kalau tidak seorang faqih,” katanya.

Sementara Munadzim atau manajerial, artinya seorang Rois Am harus paham dalam tata cara mengelola organisasi. NU merupakan organisasi besar dan rais ‘aam merupakan nahkoda yang membawa organisasi ini ke mana arahnya.

“Oleh karena itu dia harus memiliki pemahaman dan pengalaman yang cukup untuk dapat menjalankan roda organisasi, bukan kader karbitan yang mendadak bertengger di level nasional. Karena sesungguhnya lembaga tanfidziyah itu hanya pelaksana tugas Syuriyah, sehingga rais ‘aam harus memahami tata laksana manajemen organisasi sejak dari level bawah,” katanya.

Untuk Muharrik atau penggerak itu karena NU merupakan gerakan ulama untuk memperbaiki umat dan negara atau “harakah al-ulama fi ishlah al-ummah wa ad-daulah”.

“Karena itu rais ‘aam harus menjadi seperti dinamo yang bisa menggerakkan seluruh jaringan di NU. Tidak orang yang hanya bisa bergerak sendiri tapi tidak menggerakkan apa-apa, seperti gasing yang berputar sendirian,” katanya.

Terakhir, Mutawarri’ atau orang yang terjaga, baik pergaulannya, perilakunya, makanannya atau sikap politiknya.

“Dari uraian kriteria tersebut, calon rais ‘am ideal adalah seorang kyai yang faqih, alumni pesantren, rajin, tekun dan teliti dalam membahas masalah fiqh dan juga mampu menuangkan dalam bentuk tulisan, penguasaan terhadap gramatika bahasa Arab, dan juga berpengalaman aktif di jam’iyah Nahdlatul Ulama sejak muda, sehingga memahami kondisi kepengurusan NU di setiap tingkatan,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ketum MUI Jatim: ukuran kinerja MUI adalah hadir saat dibutuhkan pemerintah dan umat
Next Article Jatim adakan MTQ XXIX/2021 di Pamekasan pada 2-11 November

Advertisement



Berita Terbaru

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?