By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hari Guru 2021, Gubernur Khofifah: Murid Digital perlu Guru Digital
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Hari Guru 2021, Gubernur Khofifah: Murid Digital perlu Guru Digital
Sospol

Hari Guru 2021, Gubernur Khofifah: Murid Digital perlu Guru Digital

25/11/2021 Sospol
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (*/radar96.com)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Memperingati Hari Guru Nasional 2021 (25/11), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ,mendorong para guru untuk terus mengupgrade kemampuan, inovatif, dan kreatif memanfaatkan teknologi dan ruang-ruang digital untuk mengajar dan mendidik murid-muridnya, karena murid era digital memerlukan guru berkemampuan sama.

“Apalagi, Pandemi Covid-19 telah menuntut guru untuk keluar dari kebiasaan-kebiasaan lama yang seringkali cenderung text book. Yang dihadapi saat ini adalah Generasi alfa, generasi yang sejak lahir sudah hidup di dunia dengan perkembangan teknologi yang pesat, bahkan sejak masih dalam kandungan,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (25/11).

Menurut Khofifah, karena murid yang diajar adalah generasi digital, maka guru pun harus mampu berkomunikasi dengan bahasa digital pula. Guru harus bisa beradaptasi cepat dan menyesuaikan diri berkomunikasi di ruang digital.

Selama pandemi, guru dituntut untuk menyiapkan materi pelajaran dan mempresentasikannya secara menarik, serta terus menjalin komunikasi secara virtual guna membangun kedekatan emosi dengan murid.
“Tidak bisa dengan pola-pola jadul yang diterapkan saat ini. Gap ini jika tidak bisa dijembatani dengan baik, maka dampaknya besar terhadap generasi Indonesia kedepan,” imbuhnya.

Khofifah menyebut peran guru sangatlah krusial sekali. Bukan sekedar mentransfer ilmu pengetahuan saja, namun juga menanamkan nilai-nilai moral, sekaligus berperan sebagai filter terhadap derasnya arus perkembangan teknologi yang semakin maju.

“Pemprov melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan berusaha terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas serta kompetensi guru agar tidak gaptek, agar paham apa itu artificial intelegent, big data, technology native, dan lain sebagainya. Saya mohon jangan malas untuk mengupgrade diri. Ini pekerjaan rumah yang tidak bisa dianggap sepele,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak para guru menebarkan semangat optimisme kebangkitan dari Pandemi. Guru, kata dia, menjadi garda terdepan dalam mengejar ketertinggalan selama Pandemi Covid-19. “Selamat Hari Guru Nasional tanggal 25 November 2021. Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan,” katanya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim realisasikan SMAN 1 Taruna Madani yang padukan Akademik, Bela Negara, dan Penguatan Spiritual
Next Article Gubernur Khofifah raih “People of The Year 2021” dari Metro TV dan “Tokoh Pelopor UMKM Pesantren” dari NU Online Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Forum Aktivis NU Jatim: Rais Aam Bukan Jabatan untuk Diperebutkan, tetapi Amanah untuk Diemban.
Uncategorized
Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027
Milenial
Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”
Nahdliyyin
Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?