By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Forkopimda Jawa Timur siapkan jurus bendung Omicron
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Forkopimda Jawa Timur siapkan jurus bendung Omicron
Sospol

Forkopimda Jawa Timur siapkan jurus bendung Omicron

24/01/2022 Sospol
Pemprov bersama Forkopimda seluruh Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid 19 dan kedatangan PMI dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Grand City Surabaya, Senin (24/1). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Forkopimda Provinsi Jawa Timur menyiapkan berbagai strategi guna membendung gelombang Omicron menyusul terus membanjirnya pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang masuk melalui Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.

Untuk itu, Pemprov bersama Forkopimda seluruh Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid 19 dan kedatangan PMI dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Grand City Surabaya, Senin (24/1).

Pemprov bersama Forkopimda seluruh Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid 19 dan kedatangan PMI dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Grand City Surabaya, Senin (24/1). (*/hmn)

Rakor tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Pangkoarmada Laksda Iwan Isnurwanto, Kajati Jatim Dr. M.Dhofir serta Pakar Epidemologi Dr. Windu, serta seluruh Bupati/Walikota, para Kapolres dan Dandim, Kajari seluruh Jatim.

“Rakor pengendalian sangat lengkap dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Jatim. Rakor ini mengonsolidasikan kembali seluruh energi positif yang dimiliki oleh Jawa Timur bahwa ada kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang harus dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” jelas Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah menjelaskan, varian baru Omicron ini harus ditangani secara komprehensif tanpa menimbulkan kepanikan dan keresahan ditengah tengah masyarakat. Terlebih, bedasarkan prediksi dari Menko Marves dan Menkes RI kemungkinan terdapat lonjakan dari mulai Februari sampai Maret atau 65 hari dari pernyataan Menkes pada tanggal 16 Januari 2022.

Saat ini, kegiatan masyarakat mengalami kenaikan aktifitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, sinergi antara penerapan protokol kesehatan dengan kegiatan sosial ekonomi harus berjalan seimbang.

Khofifah menegaskan bahwa sinergi juga terus dilakukan dengan mengoordinasikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah berjalan dengan tim covid yang mengawasi secara ketat di unit pendidikan.

“Konsolidasi bersama ini menjadi penting sekaligus sebagai kewaspadaan terhadap potensi dari munculnya kasus baru,” tandasnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah terus menyiagakan fasilitas kesehatan seperti konversi tempat tidur (TT) 30-40 persen dari total kapasitas Rumah Sakit. Penataan sistem rujukan dan pemantauan isoter dengan pemanfaatan telemedicine juga dioptimalkan.

Selain itu, pemenuhan SDM dan Logistik baik APD, Oksigen hingga Alkes serta pencatatan dan pelaporan data terus disiapkan.

Terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Gubernur Khofifah menyatakan, pada tanggal 22 Januari 2022, gelombang PMI tiba di Bandara Juanda sebanyak 129 orang PMI asal kedatangan dari Malaysia. Tanggal 26 Januari direncanakan juga datang lagi sebanyak 164 orang, kita semua harus siap untuk melakukan karantina dan memberikan layanan terbaik kepada para tenaga migran.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan serta antisipasi kedatangan PMI, Forkopimda Jawa Timur telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana karantina bagi PMI secara matang.

Khofifah berharap, kabupaten/kota bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para PMI. Para PMI ini adalah mereka yang telah berjuang di negara lain dan terkadang para PMI di negara mereka bekerja kurang mendapatkan perlakuan baik

“Saya selalu berpesan kepada tim dari Pemprov Jatim jangan dipulangkan saudara kita PMI pulang dalam keadaan setengah sehat. Namun harus betul betul sehat,” tegasnya.

Dihadapan bupati/walikota yang hadir, Khofifah menggaris bawahi agar kabupaten/kota senantiasa memberi pelayanan penjemputan kepada para PMI yang telah dinyatakan negatif di tempat karantina. “Saya mohon kepada para bupati/walikota untuk berkenan menjemput masyarakat yang akan pulang ke tempat tinggal,” ungkapnya.

Khofifah meminta kepada semua pihak untuk kembali turun menangani dan mencegah meningkatnya varian omicron. Termasuk pelibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.

“Pentahelix ini mari kita ajak kembali untuk turun dan menggandeng kampus kampus bergerak bersama memberi pemahaman kepada masyarakat. Utamanya wilayah aglomerasi seperti Surabaya, Malang Raya, Madiun dan wilayah lain yang bisa memberi penguatan agar Omicron bisa terantisipasi seperti penanganan Varian Delta. 

Prokes Perisai Hadapi Omicron

Sementara itu, Dr. Windhu menyatakan, bahwa terdapat dua perisai yang bisa mengantisipasi dari bahaya Virus Omicron. Untuk, perisai pertama adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi menjadi perisai kedua.

“Jadi dua perisai yang harus kita punyai. Disiplin penerapan Prokes menjadi perisai pertama dan vaksin menjadi perisa kedua dari bahaya Omicron,” terangnya.

“Semakin kita banyak melakukan testing, tracing dan treatment ( 3T ) semakin mempercepat mendeteksi dan mengantisipasi. Oleh karenanya, meskipun jauh diatas ambang bahaya jangan dibiarkan akan berbahaya,” lanjutnya.

Dr. Windhu memprediksi terdapat 225.8 kasus yang akan terjadi pada puncak kecil dari kasus Omicorn. Jumlah tersebut sebanding 1/5 dari puncak gelombang ke dua Jatim di bulan Januari pada tahun 2021 yang mencapai (1.198 kasus)

Dr. Windhu Purnomo mengaku bersyukur,  situasi di Jatim saat ini patut disyukuri. Bahkan, Jatim terbaik dan berada pada level situasi 1 dari 8 indikator dari Kemenkes. Begitu juga dengan situasi epidemologi kondisi penularan di komunitasnya hingga capaian vaksinasi tertinggi secara nasional utamanya dosis pertama.

Sementara itu, Kapolda Jatim menegaskan, semua yang hadir disini untuk menyelesaiakan persoalan. Maka, untuk menyelesaikan persoalan dibutuhkan ilmu pengetahuan serta komunikasi dan koordinasi. “Pentingnya komunikasi, koordinasi dan kolaborsi dilaksanakan untuk Kapolres agar dipedomani sehingga kasus bisa terdeteksi bersama para Kepala Daerah,” jelasnya.

Kapolda menyatakan, Polda beserta jajaran terus melakukan koordinasi dan upaya diantaranya penguatan operasi yustisi kesehatan di tempat keramaian yang menjadi konsentrasi masyarakat oleh satgas yustisi “Pamor Keris”.

Dalam waktu dekat jajaran polda dan polres menghidupkan kembali dan mempersiapkan tempat isoter dengan optimalisasi PPKM mikro di setiap posko kelurahan/desa.

“Mari Babinkamtibmas dan Babinsa ayo kita hidupkan lagi tempat isoter dengan mengoptimalkan PPKM Mikro disetiap posko kelurahan/desa yang saat ini memiliki 8.496 posko dengan 7.856 Bhabinkamtibmas,” ungkapnya.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menegaskan, untuk penanganan Covid-19 sepakat untuk mereaktivasi semuanya. Kodam V Brawijaya mendukung penuh dan menyiapkan seluruh sumber daya yang ada di masing masing jajaran untuk mencegah.

Pangdam berharap, para kepala daerah membantu untuk menjemput masyarakat yang berada di ruang karantina yang ada di Asrama Haji setelah hasil Swab nya negatif.

“Saya mohon saudara kita dijemput agar tidak terlantar di Asrama Haji. Saya mohon dibantu dandim dan kapolres menjemput saudara kita untuk kembali ke daerah masing masing. Sinergitas menjadi kata kunci untuk melaksanakan seluruh upaya menghadapi Covid-19 varian Omicron,” terangnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Cegah Omicron, Jatim dorong Penegakan Prokes lewat “Pamor Keris”
Next Article PCINU dan KBRI Korsel buka Beasiswa Santri

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Sospol
Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir
Sospol
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

310 Guru SD dan SMP Ikuti Pelatihan AI di Unusa

07/07/2026
Sospol

Santunan dan Petualangan Sejarah, Pengalaman Baru Anak Yatim di Malang

06/07/2026
Sospol

Rektor Universitas Bondowoso: UKM Konten Kreator Jadi Motor Publikasi Kampus

04/07/2026
Sospol

Tak Hanya Alun-Alun, Pemkab Bondowoso Mulai Hidupkan Gledek Lajuh Lewat Musik Akustik

04/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?