Malang. Radar96.com. Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr H Maskuri, MSi, dikenal memiliki daya ingat yang kuat. Sering kali ketika banyak orang sudah melupakan sesuatu, ternyata dia masih ingat. Apalagi kalau sudah menyangkut kampus yang ia pimpin, hampir pasti tidak akan ada yang terlewatkan. Bahkan ketika para dekan sudah lupa pun, sering kali ia masih ingat lalu menanyakan progresnya.
Bagaimana dia bisa memiliki daya ingat yang kuat, sementara beban yang harus dipikirkan seorang rektor dengan jumlah mahasiswa lebih dari 15 ribu orang itu begitu banyak dan silih berganti?
Tokoh asal Tuban itu mengaku, memang dirinya memiliki resep khusus untuk memelihara daya ingat tersebut. Hal itu karena tuntutan yang selalu melekat pada diri seorang pimpinan, yaitu tidak boleh sering lupa. Kalau pimpinan sering lupa, kemungkinan lembaganya tidak akan bisa berkembang dengan baik.
Resep menguatkan daya ingat yang ia terapkan selama ini, kata Prof Maskuri, sebenarnya sangat mudah dan semua orang bisa melakukannya. Caranya?
“Saya selalu mencatat hal-hal penting, apa saja, melalui HP atau kertas,” kata Prof Maskuri pada Jumat (22/04/22). Lalu saat ada waktu senggang, catatan-catatan itu dibacanya lagi. “Makanya saya selalu ingat tentang apa saja,” ujarnya sambil terkekeh.
Pada kesempatan lain, ia akan membuka-buka kembali catatan program-program besarnya. Apa saja yang sudah dikerjakan dan apa yang belum. Termasuk mana yang prioritas untuk didahulukan dan mana yang bisa dinomorduakan. Dari sana ia bisa mengevaluasi sudah sejauh mana program tersebut berjalan, sekaligus sambil menanyakan progres pada masing-masing pelaksana lapangan.
“Jadi, rajin mencatat itu sangat penting untuk memperkuat ingatan, dan semua orang bisa melakukannya, sama sekali tidak sulit,” jelasnya.

