By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah minta IKA PMII Jatim majukan desa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Gubernur Khofifah minta IKA PMII Jatim majukan desa
Milenial

Gubernur Khofifah minta IKA PMII Jatim majukan desa

14/06/2022 Milenial
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri secara langsung Pelantikan dan Rakerwil Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur Masa Khidmat 2022-2027 di Surabaya, Minggu (12/6). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus meminta IKA PMII Jatim memajukan desa menjadi masyarakat terdidik, sehat dan sejahtera.

Contents
Desa MandiriAhlak

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri secara langsung Pelantikan dan Rakerwil Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur Masa Khidmat 2022-2027 di Surabaya, Minggu (12/6). PMII adalah salah satu organisasi mahasiswa di kalangan NU.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengatakan bahwa harus ada upaya memajukan masyarakat desa secara lebih komprehensif dan terukur agar terjadi percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di desa, mengingat kebanyakan warga NU memang banyak yang tinggal di desa.

“Warga NU sebagian besar tinggal di desa. Saya ingin mengingatkan untuk IKA PMII bahwa mereka yang di desa-desa itu bisa menjadi bagian dari penguatan integrasi bangsa. Mereka pekerja keras dan memiliki keihlasan yang luar biasa mendo’akan bangsa dan negara kita. Mereka harus sama-sama kita dorong keluar dari kemiskinan. Mereka harus terdidik, sehat, sejahtera. Tiga hal itu yang kita bisa lakukan pemetaan dan intervensi bersama,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, dalam segi religiusitas, memajukan masyarakat desa menjadi penting karena atas doa tulus ihlas merekalah negara kita terjaga aman dan kondusif.

“Kita semua tahu bahwa rata-rata masyarakat Jawa Timur yang tinggal di perdesaan itu sebagian besar ikut majelis thoriqoh yang mendoakan bangsa dan negara dengan tulus ikhlas agar aman rukun tentrem. Jadi, betapa keikhlasannya terbangun luar biasa dari warga-warga desa ini,” tuturnya.

Untuk itu, Khofifah menyebutkan, Pemerintah Provinsi Jatim telah memetakan program-program yang kini telah terlihat hasilnya. Salah satunya adalah bagaimana desa-desa tertinggal di Jatim dapat dipacu untuk menjadi bebas desa tertinggal.

Di mana, pada 2019 Jatim masih memiliki 344 desa yang termasuk kategori tertinggal. Tapi dua tahun setelahnya, ke-344 desa tersebut dapat naik statusnya hingga Jatim bebas desa tertinggal.

“Saat saya dan pak Emil mendapat mandat sebagai gubernur dan wagub, sata minta Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa mengundang sangat banyak narasumber dari berbagai perguruan tinggi. Lalu mereka membuat klaster-klaster atas permintaan kami. Kemudian saya buat peta-peta lalu rekomendasi-rekomendasi itu kita coba laksanakan,” katanya.

Ia bersykur dalam 2 tahun ini sampai dengan Juli tahun 2021, 344 desa di Jawa Timur dari Tertinggal menjadi bebas desa tertinggal. “Alhamdulillah. Itu juga berkat support dari Kemendes/ PDTT yang luar biasa untuk Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Khofifah menjelaskan lebih jauh, bahwa bebas desa tertinggal ini berarti desa-desa di Jatim relatif mulai menuju mandiri dan sejahtera. Yang mana, hal itu diukur dari kecukupan infrastruktur, elektrifikasi, dan pendidikan yang ada di desa-desa.

Selain itu, Desa Mandiri di Jatim merupakan yang tertinggi di Indonesia dengan 697 Desa Mandiri dari total 7.724 desa. Sedangkan 3.283 desa dikategorikan Maju dan 3.742 merupakan Desa Berkembang. Sisa dua desa merupakan desa yang secara de facto tidak memenuhi syarat sebagai desa sehingga dihapus dari daftar desa karena fenomena lapindo.

Desa Mandiri

Tak hanya itu, Jatim juga merupakan pemegang 5 ranking dari 10 besar desa dengan status Indeks Desa Mandiri (IDM) tertinggi. Kelima desa itu adalah Desa Oro-oro Ombo, Sidomulyo, dan Punten yang masing-masing berada di Kota Batu. Sementara Desa Gentengkulon dan Genteng Wetan ada di Kab. Banyuwangi.

“Selain itu, saya ingin menyampaikan dengan data BPS bahwa 30% penurunan kemiskinan nasional periode Maret- September 2021 itu di Jawa Timur. Saya ingin menyampaikan juga pada 10 tahun terakhir, kemiskinan di desa di Jawa Timur turunnya paling signifikan yakni turun 1,307% pada periode Maret- September 2021,” imbuh Khofifah.

Tentu sekali lagi antara lain hasil kerjasama efektif para Bupati/ Walikota serta dukungan Kemendes/ PDTT. Untuk itu, mantan Menteri Sosial RI tersebut mengajak IKA PMII Jatim untuk ikut dalam da’wah dan jihad bil maal. Ia mengingatkan bahwa tidak bisa berjuang jika tidak diikuti oleh peningkatan kesejahteraan.

“Mudah-mudahan alumni PMII bisa menguatkan sinergi dengan elemen-elemen strategis di Jawa Timur dan jaringan nasional. Kita harus bisa memberikan stimulan bersama,” tutup Gubernur perempuan pertama Jatim itu dalam acara yang juga dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI A. Halim Iskandar.

Selain itu, Anggota DPD RI Ahmad Nawardi, serta Wakil Ketua DPRD Prov. Jatim Hj. Anik Maslachah dan H. Anwar Sadad. Juga, Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang juga ketua IKA PMII, Wakil Bupati Trenggalek Syah Nata Negara dan Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah.

Ahlak

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri pelepasan siswa kelas IV di SD Khadijah, Wonokromo, Surabaya (12/6/2022) menegaskan bahwa pendiri Yayasan Pendidikan & Sosial NU Khadijah Surabaya KH. Abdul Wahab Turcham adalah salah satu santri kepercayaan KH. Hasyim Asy’ari saat mondok di Tebuireng.

“Kitab-kitab kuning yg dijarkan di Tebuireng sudah diakomodasi Mbah Turcham menjadi mata pelajaran pokok agama di Khadijah, sehingga cara beragama murid-murid Khadijah sudah tertuntun hingga mbah Hasyim sehingga sanadnya nyambung ke Rasulullah,” katanya.

Menurut Ketua Yayasan Khadijah itu, KH Hasyim Asy’ari pernah dhawuh “barangsiapa yang ikut ngurusi NU, akan saya anggap menjadi santriku, dan akan saya ajak masuk surga bersama-sama”. Mengurusi NU itu tidak hanya melalui jalur organisasi saja, tetapi dengan mengamalkan dan meneruskan perjuangan mbah Hasyim dalam dunia pendidikan ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah Insya Allah juga termasuk menjadi santrinya.

Gubernur pun fasih menyitir ayat Al Qur’an QS Az Zumar : 73. “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.”

Ia menambahkan bahwa membangun peradaban dunia harus dengan ahlakul karimah. “menjadi Doktor yang berahlak, menjadi pejabat yang berahlak,
menjadi pengusaha yang berahlak, menjadi apapun harus berahlak. Jangan pernah tinggalkan sholat, jaga Al Qur’annya dan selalu berahlak mulia,” katanya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rapimnas IPNU usulkan perubahan Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008
Next Article Menu Rendang Babi, jadi Ribut meski sudah tutup 2020

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU
Nahdliyyin
PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Nahdliyyin
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol

You Might also Like

Milenial

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

17/09/2026
Milenial

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

16/09/2026
Milenial

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

13/09/2026
Milenial

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

10/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?