By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pelajaran Ekstrakurikuler jadikan Siswa Beradab
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kolom > Pelajaran Ekstrakurikuler jadikan Siswa Beradab
Kolom

Pelajaran Ekstrakurikuler jadikan Siswa Beradab

20/09/2022 Kolom
Nonot Soekrasmono (Penulis)
SHARE

Oleh Nonot Soekrasmono *)

Ekstrakurikuler merupakan sebuah bagian internal dari sebuah proses belajar yang bertujuan mengembangkan kreatifitas dan bakat anak didik.

Antara kegiatan/aktivitas intrakurikuler dengan ekstrakurikuler tidak bisa dipisahkan, bahkan kegiatan/aktivitas ekstrakurikuler sebagai penunjang bakat, penunjang dari materi ajar yang tidak diajarkan, juga merupakan bagian pelengkap atau juga suatu penguat kegiatan atau aktivitas intrakurikuler untuk menyalurkan bakat atau juga sebagai pendorong perkembangan potensi peserta didik pada pencapaian taraf maksimum.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 mengenai pembinaan kesiswaan, tujuan dari kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler diantaranya, sebagai berikut :

Ÿa. Mengembangkan potensi siswa itu dengan secara optimal serta terpadu yang melingkupi bakat, minat, serta kreativitas.

Ÿb. Memantapkan kepribadian siswa untuk dapat mewujudkan ketahanan sekolah ialah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dari pengaruh negatif serta bertentangan itu dengan tujuan pendidikan.

Ÿc. Mengaktualisasi potensi siswa di dalam pencapaian potensi unggulan sesuai bakat serta minat.

Ÿd. Menyiapkan peserta didik itu supaya dapat menjadi warga masyarakat yang mempunyai akhlak mulia, yang demokratis, yang menghormati hak-hak asasi manusia (HAM) di dalam rangka mewujudkan sebuah masyarakat mandiri (civil society).

Dari poin-poin tersebut bisa berhasil apabila terpenuhi juga sarana dan prasarana. Tanpa adanya sarana dan prasarana, maka mustahil akan bisa berhasil.

Betapa pentingnya sarana dan prasarana, misalnya ekstrakurikuler bidang seni maka harus disediakan ruang atau kelas atau sanggar atau studio/laboratorium atau semacam pendopo (aula).

Tanpa adanya sarana tersebut, maka hasilnya tidak maksimal, apalagi ekstrakurikuler dianggap sebagai pelengkap kebutuhan atau syarat sebagai sekolah yang ideal, maka mustahil bisa tersalurkan bakat atau potensi anak dengan benar.

Perlu diingat bahwa masyarakat sekarang itu sangat teliti dan jeli menilai sekolah yang serius, yang benar-benar peduli terhadap anak didik atau hanya sekadar ada fasilitas.

Apalagi, dengan dicanangkan Sekolah Merdeka, maka sekolah harus benar-benar serius dalam mengelola dan menyediakan fasilitas belajar siswa sekolah, karena yang namanya Sekolah Merdeka bukan hanya bebas mengembangkan sistem pembelajarannya, tetapi alat untuk menunjang sekolah merdeka tentunya sarana juga harus dipenuhi atau dilengkapi.

Ingat bahwa sekolah merdeka itu bukan berarti bebas berbuat apapun akan tetapi sekolah merdeka adalah sekolah yang mengedepankan kebutuhan belajar anak didik dengan nilai, norma dan budaya yang luhur sebagai modal untuk menjadikan siswa yang beradab bukan siswa yang biadab. (*)

*) Penulis adalah praktisi seni dan pendidik di SMAN 1 Taman, Sidoarjo, Jawa Timur

Iklan.

You Might Also Like

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35

Evaluasi Tanpa Intervensi: Ujian Kemandirian Muktamar NU

PERANG HORMUZ

Mencari Isyarah Langit (Ketum PBNU)

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Setiap Senin mulai Senin (19/9), Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim digelar di 8 kota
Next Article UU PDP Bikin Konsumen Semakin Nyaman Bertransaksi Digital

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Kolom

Hardiknas dan Kebangkitan Intelektual Profesor Muslimat NU

24/04/2026
Kolom

Muktamar NU: ABUKTOR—Asal Bukan Koruptor

23/04/2026
Kolom

Kartini Juga Manusia: Ketika Perempuan Kuat Tetap Boleh Lelah

20/04/2026
Kolom

Fenomena “Ghosting Berkedok Lupa: Seni Menghilang Tanpa Rasa Bersalah” dalam Perspektif Relasi Sosial dan Etika Keislaman

18/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?