By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: Jatim tak perlu Beras Impor
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: Jatim tak perlu Beras Impor
Sospol

Gubernur Khofifah: Jatim tak perlu Beras Impor

22/03/2021 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan stok beras Jatim aman hingga akhir Mei 2021 (*)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jawa Timur tidak perlu beras impor, karena kondisi stok beras Jatim cukup dan aman hingga akhir Mei 2021.
“Bahkan, kondisi beras Jawa Timur saat ini sedang surplus, sehingga tidak ada kebutuhan Jawa Timur untuk pasokan beras impor. Jawa Timur tidak perlu pasokan beras impor. Kita bisa mencukupi kebutuhan pangan dan mampu menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani,” kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Senin (22/3/2021).

Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mencatat stok beras di Jawa Timur akan surplus hingga akhir Mei 2021.
Surplus beras di Jatim ini akan terjadi karena sampai semester satu, luas panen Jawa Timur dihitung asumsi sampai dengan April sebesar 974.189 hektar dengan asumsi produksi beras 3.053.994 ton.

“Jadi, berdasarkan prediksi dan hitungan kami, di Jatim akan ada surplus 902.401 ton. Dengan jumlah itu, maka Jatim tidak perlu ada suplai/pasokan beras impor. Stok beras kita sangat melimpah. Bahkan saat ini tim satgas pangan sedang keliling untuk menyerap padi dan beras produksi panen saat ini,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan prognosa ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok Januari-April 2021, ketersediaan beras diasumsikan tercukupi. Bahkan tren harga beras juga akan terjaga stabil.

Menurut Khofifah, angka ketersedian beras yang disebutkan di atas masih belum dihitung tambahan luas panen Mei dan Juni. Yang luas lahannya 295.118 ha dengan produksi 1.008.779 ton. Sehingga produksi beras Jawa Timur sampai dengan semester 1 adalah 1.911.180 ton.

Dengan data tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa warga masyarakat tak perlu khawatir dan cemas, karena stok pangan Jawa Timur aman dan dalam kondisi sangat cukup dan surplus.

Selain itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa prakiraan produksi tidak bergeser seperti yang terjadi pada tahun 2020. Bahkan produksi beras di Jatim selalu meningkat dari tahun ke tahun.

“Jadi, saya tegaskan bahwa ketersedian 2021 Kondisi stok sangat aman, Tahun 2020 kita juga surplus 1,9 juta ton, yang secara tidak langsung menjadi stok atau cadangan,” ungkpanya.

Ia juga mengimbau pada seluruh warga masyarakat agar tidak melakukan spekulasi sehingga berdampak pada gejolak harga di pasaran. Dengan kondisi beras Jatim yang surplus, dipastikan bahwa kestabilan harga di pasar juga akan stabil. (*/rd96)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026

Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

Koperasi Pondok Pesantren Nurul Hijrah Salurkan CSR Bangun Sumur Bor di Desa Alur

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kader Muslimat dan ISNU jadi Profesor, dokter NU jadi Doktor
Next Article Unusa loloskan 54 mahasiswa ikuti Kampus Mengajar 2021

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin
PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas
Nahdliyyin Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

17/10/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

16/10/2026
Sospol

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

15/10/2026
Sospol

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

13/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?