Resmi dilantik, IPNU Jatim usung “SAS” dan “ICC” untuk Milenial Aswaja”

Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) masa khidmat 2021-2024 secara resmi dilantik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Gedung Negara Grahadi Jatim, Ahad (05/12/2021) malam. Acaranya dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, dan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar. (*/pna)
Bagikan yuk..!

Surabaya (Radar96.com) – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) masa khidmat 2021-2024 secara resmi dilantik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Gedung Negara Grahadi Jatim, Ahad (05/12/2021) malam.

Hadir dalam pelantikan bertajuk ‘Pelajar Futuristik Menuju IPNU The Next Level’ yakni Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, Kepala Bakesbangpol Jatim, R. Heru Wahono Santoso, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, Ketua PP IPNU, Aswadi Jailani, serta beberapa Organisasi Mahasiswa Ekstra Jawa Timur.

Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah mengatakan bahwa dalam periodenya kedepan IPNU Jawa Timur akan fokus riset serta klusterisasi dalam hal pembuatan program kerja yang ada. Menurutnya, adanya “Student Research Center (SRC)” dan fokus pada pemberdayaan pelajar di masa sekarang harus berdasarkan data.

“Riset dan klusterisasi ini bertujuan agar program kerja yang kami sajikan bisa memenuhi kebutuhan sesuai porsi masing-masing pimpinan cabang yang ada, sekaligus membekali kompetensi milenial,” kata mantan Ketua Cabang IPNU Bojonegoro ini.

Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah saat memberi sambutan dalam pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) masa khidmat 2021-2024 di Gedung Negara Grahadi Jatim, Ahad (05/12/2021) malam. (*/pna)

Selain itu, Irfansyah yg juga mahasiswa Pasca UINSA itu menyebut PW IPNU Jatim juga segara membuat program pendampingan berupa “Islamic Consultation Center (ICC)”. Program ini bertujuan agar para pelajar NU Jawa Timur turut secara aktif menyampaikan dakwah Aswaja An-nahdliyah.

“Kita akan melakukan riset di kalangan pelajar Jatim, hasil riset ini akan menjadi Big Data Pelajar Jatim yang kemudian akan diselaraskan dengan program Student Acceleration Space (SAS) dan Islamic Colsultation Center (SCC), wadah ini yang akan mewadahi minat pelajar jatim dan juga menjadi tempat konsultasi pelajar di Jatim,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa pentingnya semua pihak terlibat dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Negeri ini wajib dijaga oleh IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, PMII, GMNI, PII, HMI, IMM, dan sebagainya. Jangan sampai ada yang memperkeruh suasana sampai memecah persatuan dan kesatuan yang ada,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak mengapresiasi dengan progam yang saat ini dibutuhkan oleh Millenial dalam mengasah kemampuan diri seperti Riset, SAS dan ICC IPNU Jatim.

“Pemerintah Provinsi akan mendukung penuh dan berharap program pemberdayaan IPNU Jatim ini bisa menjadi rujukan bagi pelajar serta pemuda di Jawa Timur,” ungkapnya. (*/https://www.youtube.com/watch?v=6cuJgl-aLA8)

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.