By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Resmikan Asrama Pesantren Al Fattah Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Kesantunan jadi Penguat era Disrupsi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Resmikan Asrama Pesantren Al Fattah Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Kesantunan jadi Penguat era Disrupsi
Nahdliyyin

Resmikan Asrama Pesantren Al Fattah Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Kesantunan jadi Penguat era Disrupsi

09/10/2022 Nahdliyyin
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan asrama putra di Ponpes Al Fattah, Sidoarjo, Minggu (9/10). (*/hmn)
SHARE

Sidoarjo (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan empat hal dalam proses belajar mengajar, terutama.bagi santri. Keempatnya ialah ta’lim (pengajaran), tadris (pembelajaran), ta’dib (kesantunan) dan tarbiyah (pengasuhan).

Empat konsep pendidikan tersebut dilaksanakan dengan tujuan membentuk manusia yang berakhlakul karimah sekaligus pinter dan bener.

“Semua lembaga pendidikan punya tugas dan fungsi terkait empat item ini,” pesan Gubernur Khofifah usai meresmikan gedung asrama putra di Pondok Pesantren Al Fattah, Sidoarjo, Minggu, (9/10).

Menurut Khofifah, ketika di pesantren yang berbasis asrama, maka tarbiyah atau proses pengasuhan bisa berjalan lebih intens . Kemudian Ta’dib, atau proses keberadaban atau kesantunan bisa dijaga, diintroduksi dan diamalkan secara lebih intens.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan asrama putra di Ponpes Al Fattah, Sidoarjo, Minggu (9/10). (*/hmn)

“Oleh karena itu harapannya adalah ketika ada profesional dari berbagai sektor maka penguatan dari sisi kesantunan atau keberadaban sangatlah penting. Termasuk kekuatan dari pengasuhan itu juga penting,” ujarnya.

Empat item format pendidikan ini , kata Gubernur Khofifah, jika dikemas dalam pendidikan di pesantren menjadi sebuah lembaga yang dapat menghadirkan Islam rahmatan lil alamin. Artinya, Islam yang meneteskan dan menyemai damai dan kasih bagi seluruh alam. Artinya, membangun hubungan harmoni antara manusia dengan manusia juga antara manusia dengan alam.

“Menyemai kasih bagi lingkungan hidup berarti tidak merusak lingkungan. Misalnya untuk mewujudkan target net zero emisi, maka bagaimana hubungan antara manusia dengan alam itu bisa dibangun. Sederhananya misalnya dengan nandur, hubungan manusia dengan alam dibangun dengan melakukan katakan efisiensi dari teknologi yang bisa memberikan kemudahan-kemudahan dari aksesibilitas seluruh kehidupan masyarakat. Ini hubungan manusia dengan alam,” urainya.

Menurutnya, di pesantren hubungan antara manusia dengan Allah serta hubungan antara manusia dengan manusia sudah kuat. Tinggal bagaimana membangun keseimbangan serta menguatkan hubungan antara manusia dengan alam.

“Kalau menghadirkan Islam rahmatan lil alamin, maka sesungguhnya hubungan antara manusia dengan alam juga harus menjadi satu kesatuan dari pola pembelajaran dan pola dakwah kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, selain membangun hubungan antara manusia dengan alam, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya membangun hubungan manusia dengan manusia dengan penuh kasih dan menjauhkan dari penggunaan kekerasan.

Khofifah mengajak santri untuk menyemai kasih, bangun kedamaian, bangun persatuan, dan kuatkan persaudaraan. “Ini bagian dari hubungan manusia dengan manusia. Jauhi kejerasan, bangun saling kasih antar sesama” tandasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatah Muhammad Fauzan berharap, pesantren menjadi pelopor untuk menjadi lembaga yang menerapkan nilai-nilai rahmatan lil alamin. Dengan mengedepankan akhlak yang baik supaya tidak terjadi kekerasan baik itu di lembaga Didik maupun di rumah tangga.

“Dengan dukungan SDM dan sarana prasarana dari Pemprov Jatim kita bisa mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Sukadiono. Mengacu pada rahmatan lil alamin, maka tidak hanya pembelajaran saja yang diberikan kepada santri, melainkan pembelajaran akhlak juga harus ditanamkan kepada para santri di pesantren.

“Tidak hanya mengajar saja tetapi implementasi juga dilakukan sehingga santri-santri menjadi pribadi yang membawa rahmat, dapat menyatu dengan sesama manusia dan alam” jelasnya.

Adapun acara peresmian gedung bagi santri putra di Ponpes Al Fattah yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah turut dihadiri dan disaksikan anggota DPRD Provinsi Jatim Komisi C Khulem Junaedi, Ketua Yayasan PP Al Fattah, Nurul Huda, Para Pengurus Ponpes PP Al Fattah dan Para Santri PP Al Fattah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article IPNU Jatim gelar Lomba Essay Hari Santri Nasional 2022
Next Article Gubernur Khofifah lepas keberangkatan Kafilah Jatim ke MTQ Nasional Ke-29 di Banjarmasin

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur
Milenial
Koperasi Pondok Pesantren Nurul Hijrah Salurkan CSR Bangun Sumur Bor di Desa Alur
Sospol
Polres Bondowoso Kunjungi SLB Rayakan HUT Humas Polri ke-75
Uncategorized
Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

16/10/2026
Nahdliyyin

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

16/10/2026
Nahdliyyin

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

13/10/2026
Nahdliyyin

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

13/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?