By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KH Miftachul Akhyar Tekankan Pentingnya Tabayun
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > KH Miftachul Akhyar Tekankan Pentingnya Tabayun
Nahdliyyin

KH Miftachul Akhyar Tekankan Pentingnya Tabayun

29/01/2024 Nahdliyyin
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar saat memberikan khutbah iftitah pada Konbes NU 2024 di Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Bantul, DI Yogykarta, Senin (29/1/2024). (Foto: dok. PBNU)
SHARE

Yogyakarta, radar96.com – Dalam momen pembukaan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2024, Rais Aam Pengurus Besar (PBNU) KH Miftahul Akhyar meminta agar bertabayun atau teliti/klarifikasi terhadap seluruh permasalahan yang ada.

“Lalu, jangan kita tinggalkan yang namanya At-Tabayyun atau klarifikasi mana kala mendengar apa pun,” kata Kiai Miftach saat memberikan khutbah iftitah pada Konbes NU 2024 di Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (29/1/2024).

Kiai Miftachul Akhyar memandang, hal tersebut menjadi sebuah amanah yang ditanggung oleh seluruh manusia terutama seluruh nahdliyin, terkhusus pengurus NU secara keseluruhan.

“Manakala PBNU melakukan (perbuatan) sesuatu (maka) datang dan tanyakan, (jangan) belum datang sudah pengumuman,” jelas dia. Menurut Kiai Miftachul Akhyar At-Tabayun tersebut merupakan senjata untuk menaklukkan musuh-musuh yang ada. Sehingga, jika tidak bertabayun maka akan kalah sebelum berperang. “Sami’na wa atho’na, di situlah Allah memberikan anugerah (yaitu) adalah perilaku ulama dulu, bahkan para nabi juga mengucapkan sami’na wa atho’na (kami mendengar dan menaati),” jelasnya.

Menurut Kiai Miftach, klarifikasi dapat menciptakan suasana yang kondusif, sehingga dapat menjadikan kemaslahatan bagi kehidupan yang ada di dunia bahkan sampai di akhirat.

“Kalau tidak paham dan tidak mengerti temuilah, ngomong, ada tempat bertabayun, jangan ngomong di luar. Apalagi tidak mengerti juntrungannya, sudah tiba-tiba men-share dengan kata-kata,” jelasnya.

Jika tidak ada klarifikasi, menurut pandangan Kiai Miftachul Akhyar, NU tidak akan menjadi rujukan untuk masyarakat secara luas. NU dipandang harus menjadi penerjemah agama Islam dan memanfaatkan momentum tersebut saat menjadi pengurus NU di berbagai sektor manapun.

“NU ingin memerankan menjadi mutarjim (penerjemah) semampunya menerjamahkan Islam yang benar, dakwah yang merangkul tidak memukul dakwah yang membina tidak menghina dakwah yang mengayomi tidak menyaingi dan dakwah yang simpatik,” jelasnya.

“Sebagai dawuhnya Imam Syafi’i, beliau selalu merasakan detak jantung di tengah-tengah masyarakat. Apa yang mereka butuhkan masyarakat apa yang mereka terima, apalagi di saat-saat ini kita mudah salah paham. Bukan sekedar salah paham tapi pahamnya yang salah,” terangnya.

Mustasyar PBNU, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus juga menegaskan bahwa tugas Nahdlatul Ulama adalah memperbaiki kerja dan berupaya memenangkan Indonesia..

“Urusannya, NU itu memperbaiki kinerja memenangkan Indonesia, bukan memenangkan capres,” kata Gus Mus.

Gus Mus mengaku ketar-ketir Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf berbicara pemilihan presiden (pilpres) dalam pidatonya.

Namun, kekhawatirannya itu tidak terjadi. “Saya ini sudah ketir-ketir. Ketika ketua umum pidato, rais aam pidato, jangan-jangan nyinggung pilpres. Begitu nyebut pilpres, saya keluar. Itu bukan urusannya NU,” ucap Gus Mus disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Mus juga didapuk untuk memimpin doa. Ia melangitkan harapan Indonesia beserta bangsanya dan NU bersama warganya dirahmati Allah swt. “Mudah-mudahan Allah merahmati Indonesia, Allah merahmati NU, Allah merahmati warga NU, Allah merahmati bangsa Indonesia,” harap Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/khutbah-iftitah-konbes-nu-2024-kh-miftachul-akhyar-tekankan-pentingnya-tabayun-8J9hT

Iklan.

You Might Also Like

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga

Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Temui Buruh pada HUT Ke-51 SPSI dan ke-8 Gasper
Next Article Dua Putra Pejuang Hizbullah Bertemu di Tebuireng

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Nahdliyyin
Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri
Nahdliyyin
Keputusan Muktamar Berlaku Sejak Ditetapkan ?
Uncategorized
GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

27/08/2026
Nahdliyyin

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

25/08/2026
Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?