By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim Sambut Ramadhan dengan “Ngaji Nusantara” pada 5-20 Maret
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim Sambut Ramadhan dengan “Ngaji Nusantara” pada 5-20 Maret
Nahdliyyin

PWNU Jatim Sambut Ramadhan dengan “Ngaji Nusantara” pada 5-20 Maret

27/02/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyambut Ramadhan 1446 H dengan menyelenggarakan “Ngaji Nusantara” pada 5-20 Maret 2025 dengan khataman, kajian tematik dan “kultum” yang melibatkan lembaga dan badan otonom (banom) di lingkungan PWNU.

“Marhaban Ya Ramadhan, mari kita sambut datangnya Ramadhan dengan sebaik-baiknya. PWNU Jatim akan mengisi Ramadhan dengan ‘Ngaji Nusantara’ pada 5-20 Maret untuk nahdliyyin dan masyarakat,” kata Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz di Surabaya, Kamis.

Kiai Kikin yang juga pengasuh Pesantren Tebuireng itu menjelaskan kegiatan “Ngaji Nusantara” itu bersifat kajian tematik yang melibatkan banom dan lembaga serta “kultum” (kuliah tujuh menit) yang melibatkan jajaran syuriah dan pendakwah eksternal, seperti Ning Umi Laila.

“Kajian tematik itu bersifat umum, karena melibatkan lembaga dan banom yang memiliki bidang-bidang pendidikan, perekonomian, sosial-budaya, kepesantrenan, hukum, kesehatan, dan sebagainya. Rencananya, kajian juga dirangkai dengan santunan anak yatim dan sembako murah,” katanya.

Dalam rapat perencanaan (25/2), panitia menetapkan arti “Ngaji Nusantara” PWNU Jatim yang dimulai tanggal 5 Maret 2025 itu adalah ajakan “Bersama NU dan Santri, Yuk Ikuti Tausiyah Ramadhan” atau makna paten adalah “NU Selalu Ada Nilai Tradisi Agama Rasional Aktual”.

Untuk agenda “Ngaji Nusantara” pembukaan (5/3) dengan tema pertama tentang “Dakwah Digital: Solusi Candu Smartphone” dengan narasumber Prof Masdar Hilmi/LP Maarif dan H Helmy M Noor/LTNU serta tausiyah dari KH Abd Matin Djawahir/Wakil Rais Syuriah (LTN dan LP Maarif).

Agenda “Ngaji Nusantara” ditutup dengan Bukber PCNU-Forkompimda pada 23 Maret 2025, namun kajian tematiknya berakhir pada 20 Maret 2025 dengan tema “Berkarya Tanpa Lelah, Beribadah Tanpa Lupa” dengan narasumber dari Sarbumusi dan Lembaga Kesehatan NU (LKNU) serta tausiyah “kultum” oleh KH Abd Matin Djawahir/Wakil Rais Syuriah.

Tema-tema lain selama “Ngaji Nusantara” PWNU Jatim disesuaikan dengan lembaga/banom yang menangani antara lain Pertanian dalam Perspektif Islam, Nilai Aswaja dalam Budaya Milenial, Ramadhan Bulan Dakwah, Urgensi Akurasi Waktu Shalat, Hasil Korupsi untuk Amal, Fiqih Wanita, Investasi Akhirat, Menjaga Kawasan Pesisir itu Siapa?, dan sebagainya.

Agenda “Ngaji Nusantara” PWNU Jatim pada 5-20 Maret 2025 itu juga mendapat apresiasi dari Rais Syuriah PWNU Jatim KHM Anwar Mansur sebagai kegiatan yang tergolong sungguh-sungguh dalam memanfaatkan Bulan Ramadhan.

“Mari kita memulyakan Ramadhan dengan sungguh-sungguh, karena kalau senang dengan datangnya bulan Ramadhan tidak akan dimasukkan neraka, apalagi kalau kita giat tarawih, tadarus, sayang sekali kalau kita tidak memanfaatkan Ramadhan,” kata Kiai Anwar Mansur. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Unusa Ambil Sumpah 3.730 Guru Profesional
Next Article Ketua PWNU Jatim: Puasa Bangun Pribadi Berakhlak Luhur karena Belajar Menahan Nafsu

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?