By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Peluang KHM Yusuf Hasyim Semakin Besar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Peluang KHM Yusuf Hasyim Semakin Besar
Nahdliyyin

Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Peluang KHM Yusuf Hasyim Semakin Besar

16/03/2025 Nahdliyyin
Utusan khusus Menteri Sosial, H Malik Haramain, sedang memberikan sambutan
SHARE

Surabaya, radar96.com – Peluang lolos KHM Yusuf Hasyim untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional semakin besar. Hal itu dapat dilihat dari acara seminar nasional yang digelar di ruang Marwah Masjid Al-Akbar Surabaya pada Ahad (16/3) sore tadi. Tak hanya dihadiri para tokoh masyarakat, acara itu juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, utusan khusus Menteri Sosial H Malik Haramain, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergunu Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Prof Usep Abdul Matin, serta beberapa tokoh nasional lainnya.


KHM Yusuf Hasyim adalah putra bungsu Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari yang pernah terlibat aktif dalam dunia kemiliteran di masa perang kemerdekaan dan pensiun dengan pangkat letnan satu (Lettu). Selanjutnya ia pernah aktif di dunia politik dengan menjadi anggota DPR GR dan DPR RI beberapa periode. Selain itu juga aktif di organisasi kemasyarakatan dengan menjadi Komandan Banser Nasional di masa Gestapu 1965, lalu menjadi Sekjen Partai NU, mengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, dan sebagainya.


KH Irfan Yusuf, salah seorang putra KHM Yusuf Hasyim dalam sambutan menyatakan, selain terlibat aktif dalam dunia kemiliteran semasa perang kemerdekaan, KHM Yusuf Hasyim juga banyak berperan aktif dalam bidang lain. Di antaranya mempelopori penyesuaian undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974 menjadi sesuai dengan syariat Islam. Proses perubahan itu tidak mudah dan memakan waktu yang panjang dan melelahkan. Dibutuhkan keberanian dan keuletan tersendiri pada masa itu.


Di dunia pendidikan dengan mendirikan Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) di Tebuireng tahun 1967 serta mendirikan SMP dan SMA Wahid Hasyim di dalam pesantren tahun 1967, di saat pesantren-pesantren lain belum melakukan. Lebih dari itu, beliau juga memelopori masuknya BRI ke dalam pesantren untuk mempermudah proses pembayaran, “Di saat pesantren-pesantren lain masih berdebat tentang hukum halal dan haram bank, beliau dengan penuh keberanian sudah mengambil keputusan lebih dulu,” jelas Gus Irfan.


Gus Irfan yang juga Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia itu mengaku heran dengan minimnya jumlah pahlawan nasional dari NU saat ini yang hanya 13 orang. Baginya, jumlah kiai yang berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa ini sangat banyak. Perjuangan mereka luar biasa dalam berbagai bidang. Tapi kenapa jumlah pahlawan nasional dari NU hanya 13 orang? “Sangat tidak masuk akal,” tuturnya dengan nada sesal.


Di sisi lain, Ketua Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Prof Usep Abdul Matin saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang sama menyebut peluang KHM Yusuf Hasyim untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional semakin besar. Sebab salah satu ganjalan yang dimungkinkan akan menghadang beliau adalah karena beliau pernah ditahan dan menjalani sidang militer dengan tuduhan terlibat dengan pemberontakan DI/ TII. Namun akhirnya beliau dibebaskan karena tidak adanya bukti-bukti atas tuduhan tersebut. “Jadi, beliau bebas dari pasal tersebut, beliau hanya korban fitnah,” jelasnya. Artinya, peluang untuk lolos sebagai pahlawan nasional semakin besar.

Iklan.

You Might Also Like

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal
Next Article Serikat Nelayan NU Jatim: NKRI Bisa Jebol Lewat Laut

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi
Sospol
Tahun Baru Islam 2026, ada “FishTech” di Masjid Al-Akbar, Apa Itu?!
Kolom
Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana
Nahdliyyin
Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim

06/06/2026
Nahdliyyin

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

02/06/2026
Nahdliyyin

PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”

01/06/2026
Nahdliyyin

Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata

01/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?