By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LP Maarif NU Jatim Lakukan Reaktualisasi Pembelajaran Aswaja dengan STEIM
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LP Maarif NU Jatim Lakukan Reaktualisasi Pembelajaran Aswaja dengan STEIM
Nahdliyyin

LP Maarif NU Jatim Lakukan Reaktualisasi Pembelajaran Aswaja dengan STEIM

09/06/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Timur melakukan reaktualisasi pembelajaran atau membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dengan pendekatan STEIM (Sains, Teknologi, Engineering, Islamic Values, dan Math) dan Ramah Anak.

“Kami memiliki komitmen yang tinggi dalam melakukan inovasi pembelajaran, termasuk melakukan reaktulisasi Buku Aswaja dengan pendekatan STEIM (Sains, Teknologi, Engineering, Islamic Values, dan Math) dan Ramah Anak,” kata Ketua PW LP Maarif NU Jatim, Prof Masdar Hilmy, S.Ag, MA, PhD, di Surabaya, Senin.

Saat membuka “Capacity Building” PW LP Maarif NU Jatim yang dilakukan secara daring dan berkala, ia menjelaskan buku ajar Aswaja perlu segera mendapatkan perhatian agar mengikuti tuntutan siswa-siswi Generasi Z (Gen-Z).

“Saat ini Buku Aswaja masih bersifat pembelajaran dengan one traffic/ teacher center (berpusat pada guru), namun seiring reaktualisasi tersebut buku ajar akan didesain dengan multitraffic/student center (berpusat pada siswa didik,” katanya.

Menurut dia, reaktulisasi bahan ajar ini dilaksanakan dalam waktu yang tidak singkat, namun selama 3 bulan yang dibingkai melalui project Research and Development, lalu dirangkai dengan “capacity building” selama 7 hari melalui zoom meeting.

“Kegiatan capacity building ini melibatkan beberapa tim, diantaranya tim pembelajaran, tim sumber belajar, dan tim desain grafis. Tim Pembelajaran akan mengupas tuntas tentang bagaimana STEIM dan Ramah anak menjadi ruh dalam pembelajaran dan bagaimana menilainya,” katanya.

Setelah itu, Tim Sumber Belajar menggandeng empat media NU (NU online, TV 9, Aula, dan LTN/Lembaga Ta’lif wan Nasyr), dan Tim Desain Grafis memiliki peran dalam desain yang mendorong kemenarikan Aswaja agar siswa-siswi betah untuk membaca.

“Yang jelas, bahan ajar Aswaja ini perlu didesain dengan mempertimbangkan integrasi aspek sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Demikian juga perlu fokus pada karakteristik anak-anak pada kelas 1-12, yang masing-masing anak di usia tersebut memiliki aspek pskologis yang berbeda-beda,” katanya.

Terkait reaktualisasi pembelajaran Aswaja melalui Pendekatan STEIM (Sains, Teknologi, Engineering, Islamic Values, dan Math) dan Ramah Anak, Wakil Ketua PWLP Maarif Jatim yang membidangi Penjaminan Mutu dan Diklat, Prof Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag, menyampaikan proses Research and Development dilakukan simultan agar ketangguhan bahan ajar teruji melalui validator ahli dan uji coba lapangan.

“Dalam pengembangan bahan ajar ini diperkenalkan tiga konsep/teori yaitu STEIM dan ramah anak, student wellbeing, dan flipped learning. ketiga konsep tersebut akan diurai melalui narasumber yang akan terlibat selama seminggu secara daring pada 9-15 Juni 2025 dalam kegiatan capaicy building penulis/reviewer,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut menjadi bekal bagi penulis/reviewer dalam bekerja, terutama menghadirkan bahan ajar yang menjadi inspirasi untuk anak-anak atau siwa-siswi yang mengikuti trend kehidupannya, namun tetap mendapatkan ajaran aswaja yang menjadi value dalam dirinya (EFR). (*/zi)

Iklan.

You Might Also Like

MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN

Sukseskan Muktamar 35 NU, HPN Perkuat Ekosistem Bisnis Nahdliyin dengan Rembug Saudagar

MUKTAMAR NU KE-35 JOMBANG: Rivalitas sebagai Uji Kompetensi Kepemimpinan, Konsistensi Aswaja, dan Resolusi NU Menuju Peradaban Abad ke-2

LESBUMI Serahkan Maklumat “Kembali ke Akar, Ini Pesan Kiai-Kiai PWNU Jatim

Ramaikan Muktamar 35 NU, Ratusan Turots Ulama Nusantara Dipamerkan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Majelis Alumni IPNU Gelar Munas Perdana di Bondowoso
Next Article Unusa Ajak Gabung Peneliti Asing untuk Program Postdoctoral

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

YTI Walisongo Probolinggo Perluas Pendidikan Qur’ani dengan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun
Sospol
MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN
Nahdliyyin
Dari Kaset, Abah Hasyim Muzadi, hingga Pesantren Digipreneur
Kolom
Dari Kampus, Pesantren, hingga Kamera yang Merekam Zaman
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

17 Hari Jelang Muktamar, Pesantren Tambakberas Siap, Gus Ipul Ikut Tata Kasur Muktamirin

10/08/2026
Nahdliyyin

Peluncuran Tiga Buku Qanun Asasi di Gedung MPR RI, Gus Kikin Teguhkan Warisan Keilmuan Hadratussyaikh

09/08/2026
Nahdliyyin

Kiai Imam Jazuli: Kunci Kejayaan Abad Kedua NU adalah Transformasi Pemikiran dan Gerakan

07/08/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin: Qanun Asasi itu Lebih Tinggi dari AD/ART

07/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?