By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gandeng Trimegah Sekuritas dan Danapathi, Komisi PDUF Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kolom > Gandeng Trimegah Sekuritas dan Danapathi, Komisi PDUF Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren
Kolom

Gandeng Trimegah Sekuritas dan Danapathi, Komisi PDUF Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren

29/07/2026 Kolom
SHARE

Surabaya, radar96.com – Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jawa Timur bekerja sama dengan Trimegah Sekuritas dan Danapathi sukses menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan dana abadi pesantren. Kegiatan ini diikuti oleh para pengasuh dan pengurus pondok pesantren dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan dana abadi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum MUI Jawa Timur, Prof Dr KH Abdul Halim Soebahar, yang menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Menurutnya, sudah saatnya pesantren mulai membangun sumber pembiayaan jangka panjang agar mampu berkembang secara mandiri.

“Pesantren merupakan benteng peradaban umat. Oleh karena itu, keberlanjutan pembiayaannya harus dipersiapkan dengan baik. Dana Abadi Pesantren menjadi salah satu ikhtiar strategis untuk memperkuat kemandirian pesantren demi kemaslahatan umat,” ujarnya.

Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH Miftah Jauhari, SE, menyampaikan, program Dana Abadi Pesantren merupakan salah satu agenda prioritas Komisi PDUF dalam membangun ekosistem filantropi Islam yang berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong pesantren tidak hanya kuat dalam pendidikan dan dakwah, tapi juga memiliki kemandirian ekonomi melalui pengelolaan dana yang profesional. Kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” tutur Gus Miftah Jauhari.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi PDUF, M Syafi’i, menuturkan, literasi keuangan dan investasi merupakan bekal penting bagi pengelola pesantren dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Pesantren memiliki modal sosial yang sangat besar. Dengan tata kelola yang baik dan pemahaman mengenai instrumen investasi yang tepat, Dana Abadi Pesantren dapat menjadi fondasi bagi keberlanjutan lembaga dan kemanfaatan yang terus mengalir bagi umat,” ungkapnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Hasbie Sukaton, Head of Mutual Fund and Partnership Strategy Trimegah Sekuritas, menjelaskan pentingnya pengelolaan dana investasi secara disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang.

“Dana abadi bukan sekadar mengumpulkan dana, tetapi bagaimana dana tersebut dikelola secara profesional agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan literasi investasi di lingkungan pesantren,” jelas Hasbie.

Senada dengan itu, Direktur Danapathi, Dedy Hendrawan, menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga keagamaan dan sektor jasa keuangan menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

“Kami percaya pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi. Danapathi siap mendukung melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan tata kelola sehingga pengelolaan Dana Abadi Pesantren dapat berjalan secara aman, profesional, dan berkelanjutan,” kata Dedy Hendrawan.

Antusiasme pesantren terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Meskipun kuota peserta pada pelaksanaan perdana terbatas, minat yang besar dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur mendorong Komisi PDUF MUI Jawa Timur bersama Trimegah Sekuritas dan Danapathi untuk kembali menyelenggarakan acara serupa pada bulan mendatang. Kegiatan lanjutan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pesantren agar semakin siap membangun dana abadi sebagai fondasi kemandirian ekonomi dan keberlanjutan lembaga.

Melalui kolaborasi ini, Komisi PDUF MUI Jawa Timur berharap lahir semakin banyak pesantren yang mampu mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Iklan.

You Might Also Like

Harmonisasi Dua Kutub Tradisi

Seni Rupa Mata Pelajaran Yang Paling Universal Diantara Cabang Seni

DMI Jatim Percepat Digitalisasi Sistem Informasi Ribuan Masjid

Negara Wajib Melindungi Rakyatnya

Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kisah Nyata dr. Celline, Bedah Buku “Breaking the Ceiling” Warnai Festival Literasi di Bondowoso
Next Article Apresiasi Sertijab Pejabat Utama Polda Jatim,DPD LPKAN Jatim: Kuatkan Semangat Presisi, Lanjutkan Program “Jogo Jatim”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Apresiasi Sertijab Pejabat Utama Polda Jatim,DPD LPKAN Jatim: Kuatkan Semangat Presisi, Lanjutkan Program “Jogo Jatim”
Sospol
Kisah Nyata dr. Celline, Bedah Buku “Breaking the Ceiling” Warnai Festival Literasi di Bondowoso
Sospol
FAI Universitas Bondowoso Perkuat Budaya Akademik, Mahasiswa Dibekali Pengelolaan Referensi Ilmiah
Sospol
DPKP Bondowoso Permudah Petani Akses Pendampingan dengan Konsultasi Pertanian di Lahan
Sospol

You Might also Like

Kolom

Dari Meme ke Krisis Kepecayaan Publik

16/07/2026
Kolom

Membangunkan “Wakaf Tertidur” untuk Kejayaan Peradaban Islam Indonesia

16/07/2026
Kolom

Nahdlatul Ulama (NU) Menyongsong Era Digital: Merawat Jagat, Membangun Peradaban Siber

15/07/2026
Kolom

Muktamar NU : Harus Bisa Memilih Nakhoda yang Memahami Perubahan Global

15/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?