By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Empat Santri Pemenang Audisi Shalawat Asyghil terima Hadiah Khusus dari Gubernur Khofifah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Empat Santri Pemenang Audisi Shalawat Asyghil terima Hadiah Khusus dari Gubernur Khofifah
Milenial

Empat Santri Pemenang Audisi Shalawat Asyghil terima Hadiah Khusus dari Gubernur Khofifah

08/02/2023 Milenial
Empat pemenang audisi pelantun Shalawat Asyghil dalam rangka Satu Abad NU di Sidoarjo menerima hadiah khusus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua PBNU dan juga Ketua Umum PP Muslimat NU, Selasa (7/2/2023).  (*/hms)
SHARE

Sidoarjo, Radar96.com – Empat pemenang audisi pelantun Shalawat Asyghil dalam rangka Satu Abad NU di Sidoarjo menerima hadiah khusus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua PBNU dan juga Ketua Umum PP Muslimat NU, Selasa (7/2/2023).

Apresiasi itu diberikan usai para pemenang tampil melantunkan Shalawat Asyghil di depan Presiden Joko Widodo dan seluruh tamu undangan “Puncak Resepsi Satu Abad NU” dan diiringi langsung oleh orkestra musik besutan komponis ternama Indonesia, Adhie MS.

Empat santri hebat pemenang audisi Shalawat Asyghil adalah Sayed Hasan Syauqi Alaydrus dari Ponpes Al Anshar Ambon Maluku, Majda dari PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Azzam Nur Mu’jizat asal Tahfidz PP Bani Anwar/SLB PKK Gedeg Mojokerto dan Yasmin Najma Falihah dari PP Daarul Falah, Glenmore, Banyuwangi.

“Kami memberikan apresiasi pada empat anak yang telah menjadi pemenang audisi shalawat Agyghil yang diselenggarakan NU dalam rangka hari lahirnya NU ke satu abad. Mereka memiliki suara yang sangat indah dengan penghayatan yang bagus sekali dan layak kita beri penghargaan,” kata Khofifah.

Empat pemenang audisi pelantun Shalawat Asyghil dalam rangka Satu Abad NU di Sidoarjo menerima hadiah khusus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua PBNU dan juga Ketua Umum PP Muslimat NU, Selasa (7/2/2023).  (*/hms)

Masing-masing pemenang mendapatkan apresiasi senilai Rp 5 juta. Dan yang membanggakan tiga diantara empat pemenang audisi tersebut adalah para santri pondok pesantren Jawa Timur.

Untuk itu, ia berharap dengan memberikan apresiasi ini, mereka para pemenang bisa kian mendapatkan penguatan semangat dan motivasi untuk terus memperbanyak melantunkan beragam shalawat. Serta ke depan mampu mengajak yang lain untuk memperbanyak amal sholih.

“Terlebih dua diantaranya adalah penyandang disabilitas netra. Tentu harapan kami, gelar juara dan apresiasi yang diberikan bisa menguatkan semangat mereka untuk terus mengembangkan bakat dan talenta, bahwa keterbatasan tak menjadi penghalang untuk meraih prestasi,” tambahnya.

Gubernur Khofifah menuturkan pemenang audisi pelantun Shalawat Asyghil ini berhasil terpilih dari 634 peserta yang mengikuti seleksi hingga 23 Januari 2023.

Shalawat Asyghil sendiri, kata orang nomor satu di Jatim ini, adalah shalawat yang cukup populer di banyak negara, terutama di Indonesia. Ia juga menyampaikan bahwa shalawat ini adalah ikhtiar memohon kepada Allah agar semua yang baik dipertemukan dengan yang baik pula, dijauhkan dari orang-orang dzalim.

“Shalawat Asyghil ini dinisbatkan cicit Rasulullah Muhammad SAW , Imam Jafar Ash-Shadiq dan itu kita memohon supaya yang baik kita dipertemukan dengan yang baik dan dijauhkan dari orang orang yang dzalim kira-kira begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, satu dari empat pelantun Shalawat Asyghil terpilih Azzam Nur Mu’jizat (11) adalah seorang anak disabilitas dengan ketunaan netra asal Kec. Gedeg Kab. Mojokerto. Ia merasa bahagia mendapatkan apresiasi dari Gubernur Khofifah.

“Terima kasih Ibu Khofifah, semoga berkah,” ucapnya saat ditemui usai menerima apresiasi dari Gubernur Jatim.

Sedangkan, Sholihati, ibunda Azzam juga turut merasa bahagia atas apresiasi yang diberikan Gubernur Khofifah kepada putranya. Ia berharap keterbatasan fisik Azzam yang tidak memiliki kelopak mata sejak lahir tak membuat putranya itu kecil hati. Justru, dia percaya Azzam akan memiliki kepercayaan diri dan terus mengukir prestasi melalui bakat yang dimilikinya.

“Alhamdulillah sekali, terima kasih Ibu Gubernur Khofifah, tadi dapat hadiah dapat bingkisan dari Gubernur, saya sampai tidak bisa bilang apa-apa, terima kasih Bu Khofifah,” ucapnya dengan penuh haru dan bahagia. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 1 Abad NU, Muktamar Internasional Fiqih Peradaban I
rekomendasikan:
Menolak Khilafah, Mendukung PBB
Next Article Satu Abad NU, Menyerukan Perdamaian untuk Dunia

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol
Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
Milenial

SMP Khadijah Surabaya Cetak Kader Pemimpin NU Abad Kedua lewat IPNU-IPPNU

23/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?